Meski Hujan Deras, Personel Polres Pekalongan Tetap Khidmat Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

Polres Pekalongan tetap khidmat gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional di bawah hujan, Kapolres tekankan nasionalisme dan kepedulian lingkungan.
PEKALONGAN, puskapik.com - Polres Pekalongan tetap melaksanakan upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional meskipun di bawah guyuran hujan, Rabu (18/2/2026) pagi. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di halaman Mapolres Pekalongan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pekalongan Kompol M. Noor Cholis, jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta seluruh perwira dan anggota Polres Pekalongan.
Meski cuaca tidak bersahabat, prosesi upacara berjalan sesuai protokol. Rangkaian acara dimulai dari menyanyikan lagu Mars Polri, pengibaran bendera Merah Putih, hingga pengucapan Tri Brata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri sebagai bentuk komitmen anggota terhadap institusi dan negara.
Baca Juga: Kunjungi Pengungsi Tanah Gerak di Tegal, Taj Yasin Dorong Percepatan Pembangunan Huntara
Dalam amanatnya, AKBP Rachmad menyampaikan bahwa upacara Hari Kesadaran Nasional yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini bukan sekadar seremonial.
"Upacara ini adalah wujud nyata untuk memantapkan kualitas pengabdian, menumbuhkan rasa nasionalisme, serta meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab kita sebagai anggota Polri dalam menjalankan tugas kepada masyarakat," ujar Rachmad di hadapan peserta upacara.
Selain refleksi tugas kepolisian, Kapolres memberikan penekanan khusus pada isu lingkungan hidup melalui gerakan Indonesia ASRI. Ia mengajak seluruh personel untuk menjadi motor penggerak kelestarian alam.
Baca Juga: Rem Tak Berfungsi, Avanza Terperosok di Turunan Tajam Jalan Gunung Lio Salem
"Lingkungan yang bersih dan terawat mencerminkan budaya disiplin kita. Saya minta seluruh personel meningkatkan kepekaan, mulai dari hal sederhana seperti menjaga kebersihan Mako hingga mengedukasi masyarakat mengenai potensi bencana di wilayah masing-masing," tegasnya.
Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat sinergi lintas sektoral, terutama dengan TNI, Pemerintah Daerah, dan BPBD. Hal ini penting untuk membangun sistem kewaspadaan dini dan respons cepat dalam menghadapi bencana alam.


