Niat Rapikan Kabel WiFi, Dua Pemuda di Pekalongan Terluka Tersengat Listrik

Senin, 26 Januari 2026 | 09.10
Lokasi dua pemuda di Kandangserang Pekalongan tersengat listrik tegangan tinggi saat merapikan kabel WiFi
Lokasi dua pemuda di Kandangserang Pekalongan tersengat listrik tegangan tinggi saat merapikan kabel WiFi

Dua pemuda di Kandangserang Pekalongan tersengat listrik tegangan tinggi saat merapikan kabel WiFi, dilarikan ke RSUD Kajen.

PEKALONGAN, puskapik.com - Nasib nahas menimpa dua orang pemuda di Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Keduanya harus dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat arus listrik tegangan tinggi saat sedang merapikan kabel WiFi yang kendor pada Minggu (25/1/2026) malam.

​Peristiwa tersebut terjadi di tepi Jalan Raya Desa Tajur, Kecamatan Kandangserang, sekitar pukul 21.00 wib. Korban diketahui bernama Muhammad Haryanto (28), warga Karangdadap, dan Septian Adi Pamulyan (18), warga Wonokerto.

Kejadian bermula saat kedua korban bersama dua rekan lainnya, berniat membenahi kabel WiFi yang menjuntai. Mereka berencana menggantungkan kabel tersebut ke sebuah pohon pisang di pinggir jalan agar tidak mengganggu lalu lintas.

Baca Juga: Tinjau Banjir Bandang Pemalang, Taj Yasin Dorong Penguatan Hutan Lindung

​Haryanto kemudian menggunakan sebuah galah atau stek yang terbuat dari logam sepanjang kurang lebih 6 meter untuk mengangkat kabel. Namun nahas, ujung stek logam tersebut justru menyentuh kabel jaringan PLN yang terbuka.

​Seketika, arus listrik kuat menyambar tubuh Haryanto. Melihat rekannya tersengat, Septian mencoba memberikan pertolongan, namun ia justru ikut tersambar aliran listrik tersebut.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, melalui Kapolsek Kandangserang Iptu Slamet Riyadi, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan dari Kepala Desa Tajur.

Baca Juga: Korban Longsor di Bongas Watukumpul Pemalang Bapak dan Anak

​"Benar, anggota piket kami langsung mendatangi TKP setelah menerima laporan warga. Saat petugas tiba, kedua korban sudah dievakuasi oleh warga ke RSUD Kajen untuk mendapatkan pertolongan medis," ujar Iptu Slamet Riyadi saat dikonfirmasi.

​Iptu Slamet menjelaskan bahwa hasil olah TKP memperkuat dugaan kelalaian saat bekerja di dekat jaringan listrik.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait