ODGJ Mengamuk di Karangdadap Pekalongan, Polisi Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi

Minggu, 14 Juni 2026 | 12.50
puskapik

Polsek Karangdadap bergerak cepat membantu evakuasi warga dengan gangguan kejiwaan yang mengamuk di Desa Kebonrowopucang untuk mendapat perawatan medis.

PEKALONGAN, puskapik.com – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Karangdadap dalam membantu penanganan seorang warga yang mengalami gangguan kejiwaan dan mengamuk di Desa Kebonrowopucang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan.

Berkat koordinasi antara keluarga dan kepolisian, proses evakuasi berlangsung aman tanpa menimbulkan korban.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas bergerak setelah menerima permintaan bantuan dari keluarga yang khawatir perilaku warga tersebut dapat membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain.

Baca Juga: Jateng jadi Tuan Rumah Silaturahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja

Bhabinkamtibmas Desa Kebonrowopucang Aipda Miftakhul Hudy bersama Briptu Wildan dari Unit Reskrim Polsek Karangdadap langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Warga yang dievakuasi diketahui berinisial NF (25), warga Desa Kebonrowopucang. Berdasarkan keterangan keluarga, NF mengalami gangguan kejiwaan dan saat itu sedang dalam kondisi tidak terkendali.

Sebelum melakukan evakuasi, petugas terlebih dahulu berkoordinasi dengan ayah kandung NF yang melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

Baca Juga: Pemkab Pemalang Raih Opini WTP dari LKPD Tahun Anggaran 2025

Setelah situasi berhasil dikendalikan, petugas bersama keluarga kemudian membawa NF ke RS Juned Kota Pekalongan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kapolsek Karangdadap AKP Sumiyanto mengatakan, keterlibatan polisi dalam proses tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam membantu penanganan warga yang membutuhkan bantuan khusus.

"Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari keluarga. Penanganan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan keselamatan yang bersangkutan, keluarga, dan warga sekitar. Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih tepat," ujarnya.

Menurutnya, penanganan gangguan kejiwaan memerlukan kerja sama berbagai pihak agar dapat dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.

Karena itu, masyarakat diminta tidak ragu berkoordinasi dengan aparat desa, tenaga kesehatan, maupun kepolisian apabila menghadapi kondisi serupa.

"Sinergi antara keluarga, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan kepolisian sangat penting agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan tepat," tambahnya.

Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi antara keluarga dan aparat dalam memberikan perlindungan kepada warga yang membutuhkan penanganan kesehatan jiwa.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait