Jateng jadi Tuan Rumah Silaturahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja

Minggu, 14 Juni 2026 | 12.43
puskapik

Jateng menjadi tuan rumah Silaturahmi Nasional perdana Annitho Aswaja yang dihadiri ribuan jamaah untuk memperkuat ukhuwah, cinta NKRI, dan ekonomi umat.

SEMARANG, puskapik.com — Provinsi Jawa Tengah menjadi tuan rumah perdana Silaturahmi Nasional Annisa Thoriqoh Ahlussunnah Wal Jamaah (Annitho Aswaja), yang berlangsung sehari penuh, di Wisma Perdamaian kota Semarang, Sabtu 13 Juni 2026.

Momen perdana berskala nasional ini dihadiri ribuan anggota dari berbagai daerah.

Annisa Annitho Aswaja merupakan organisasi perempuan thariqah yang bernaung di bawah Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al-Mu'tabarah Ahlussunah Waljamaah (Jatma Aswaja), pimpinan Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya.

Baca Juga: Pemkab Pemalang Raih Opini WTP dari LKPD Tahun Anggaran 2025

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, menghadiri langsung acara tersebut. Sekaligus mendampingi isterinya Hj. Nawal Arafah Yasin, M.S.I, yang menjadi Pembina Annisa Annitho Aswaja Jateng -DIY.

Dalam sambutannya, Ning Nawal, panggilan akrabnya, menjelaskan, silaturahmi tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan Annitho Aswaja. Apalagi, thoriqah bertujuan untuk menjaga hati agar selalu bersih.

Baca Juga: Plt Bupati Pekalongan Minta Kebutuhan Telur MBG Disuplai dari Peternak Lokal

"Kita berkumpul supaya bisa sama-sama meraih berkah para para habib, ulama dan para ahli thoriqah," ujar Ning Nawal.

Menurutnya, silaturahmi juga dimaksudkan sebagai ajang birul walidain, atau berbakti kepada orang tua. Termasuk bersilaturahmi dengan orang-orang yang dikasihi oleh orang tua. Dalam hal ini, Habib Luthfi adalah orang yang menjadi guru untuk Annitho Aswaja. Sekaligus sosok yang sangat dekat dengan orang tua keluarganya, yakni Mbah Maemoen Zubair.

"Maka hari ini kami menautkan hati kami kepada guru kami semua, yaitu Habib Luthfi bin Yahya," ujarnya.

Dihubungi di sela acara, Wakil Sekjend Jatma Atwaja Hasan Chabibie mengemukakan, silaturahmi Annitho Jatma Aswaja diadakan di seluruh Indonesia sebagai momentum kuat untuk melakukan koordinasi dan konsolidasi organisasi.

" Jatma Aswaja ini organisasi massa baru, kurang lebih 1 tahun usianya dan ini menjadi rumah besar dari para pengamal tarekat di seluruh Indonesia. Namun demikian, sudah ada kurang lebih 11 pengurus wilayah terbentuk di seluruh Indonesia dan kurang lebih 100 pengurus cabang yang tersebar dari Aceh sampai kemudian di Papua," jelasnya.

Menurutnya, Jatma Aswaja maupun Annitho Aswaja terus akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan bagi perjalanan bangsa Indonesia. Baik aktivitas yang berkaitan dengan cinta tanah air, merangkul semua kelompok, dan penguatan kemandirian ekonomi.

"Kita ingin organisasi ini kuat warganya berdaulat bisa memberikan penguatan di Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Habib Luthfi Bin Yahya dalam mauidhah hasanah berpesan agar anggota tarekat senantiasa menjaga rasa cinta kepada tanah air. Selain itu, juga mengajak agar anggota Annintho menjadi wanita mandiri serta membangun ekonomi sehingga berkembang.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait