Polisi Tangkap 4 Aktor Pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih

Selasa, 26 Agustus 2025 | 00.03

PUSKAPIK.COM, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil menangkap empat pria yang diduga menjadi aktor pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta, Kepala Cabang BRI Cempaka Putih. Keempatnya adalah DH, ...

PUSKAPIK.COM, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil menangkap empat pria yang diduga menjadi aktor pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta, Kepala Cabang BRI Cempaka Putih. Keempatnya adalah DH, C, YJ dan AA. Salah satu di antara keempat pelaku tersebut merupakan pengusaha muda, Dwi Hartono atau DH. Dwi Hartono ditangkap bersama tiga rekannya oleh Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya pada Sabtu (23/8/2025). "Pelaku berinisial DH, YJ dan AA ditangkap Sabtu, tanggal 23 Agustus 2025, pukul 20.15 WIB, di daerah Solo, Jawa Tengah," kata AKBP Abdul Rahim, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, Minggu (24/8/2025). Sementara itu salah satu pelaku lainnya yang berinisial C berhasil ditangkap polisi di daerah Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, sekitar pukul 15.30 WIB, Minggu (24/8). Polisi belum membeberkan motif keempat pelaku. Namun, saat ini keempatnya masih dilakukan pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya. "Para pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik," terangnya. Selain keempat orang yang diduga sebagai otak aksi kriminalitas itu, Polda Metro Jaya sebelumnya juga telah menangkap empat pria yang menjadi eksekutor penculikan. Keempat pelaku penculikan itu ditangkap di Jakarta dan Nusa Tenggara Timur. "Inisial AT, RS, RAH ditangkap di Jalan Johar Baru III No. 42, Jakarta Pusat, sementara inisial RW ditangkap saat tiba di bandara NTT untuk melarikan diri," kata AKBP Resa Fiardi Marasabessy, Kasubdit Reserse Mobile Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (21/8/2025). Sebagai informasi Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta (37), diculik di area parkir Kantor Pusat PT Lotte Mart Indonesia di Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu (20/8/2025), siang. Muhammad Ilham Pradipta ditemukan tewas esok paginya dalam kondisi tangan dan kaki terikat, sedangkan mata terlilit lakban. **

Artikel Terkait