Sambut 2026, Polres Pekalongan Gelar Doa Bersama “Pray for Sumatra”

Rabu, 31 Desember 2025 | 22.30

PEKALONGAN, puskapik.com – Ada yang berbeda dalam suasana menyambut tahun baru di Mapolres Pekalongan. Alih-alih merayakannya dengan kemeriahan, jajaran Polres Pekalongan memilih untuk bersimpuh dan m...

PEKALONGAN, puskapik.com – Ada yang berbeda dalam suasana menyambut tahun baru di Mapolres Pekalongan. Alih-alih merayakannya dengan kemeriahan, jajaran Polres Pekalongan memilih untuk bersimpuh dan melangitkan doa dalam acara bertajuk “Pray for Sumatra”, Rabu (31/12/2025). Kegiatan doa bersama ini digelar sebagai bentuk solidaritas dan empati mendalam bagi masyarakat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah berjuang menghadapi rentetan bencana alam di penghujung tahun 2025. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, Ustad Syarifudin, jajaran Pejabat Utama (PJU), para perwira, Ketua Bhayangkari Cabang Pekalongan beserta pengurus, serta seluruh anggota Polres Pekalongan. Dalam sambutannya yang menyentuh hati, Kapolres Pekalongan mengajak seluruh jajaran untuk menundukkan kepala dan mengirimkan energi positif bagi para korban bencana. Ia menegaskan bahwa duka yang menyelimuti tanah Sumatera adalah duka nyata bagi seluruh bangsa. "Hari ini, hati kita bergetar melihat duka yang menyelimuti saudara-saudara kita di tanah Sumatera. Rentetan bencana yang terjadi bukan sekadar angka dalam berita, melainkan duka nyata bagi ribuan kepala keluarga. Ada rumah yang hilang, ada harapan yang tersapu air dan tanah, dan yang paling menyesakkan adalah kehilangan orang-orang tercinta," ujar AKBP Rachmad. Kapolres menekankan bahwa jarak geografis antara Jawa Tengah dan Sumatera tidak menjadi penghalang bagi ikatan persaudaraan. "Doa bersama yang kita laksanakan hari ini adalah wujud solidaritas kemanusiaan. Melalui doa ini, kita mengirimkan pesan bahwa mereka tidak sendirian. Sakit mereka adalah sakit kita juga," tambahnya. Melalui momentum “Pray for Sumatra”, AKBP Rachmad juga mengajak anggotanya untuk menjadikan bencana ini sebagai teguran sekaligus bahan refleksi diri untuk lebih peduli terhadap alam dan sesama. "Bencana ini adalah teguran sekaligus ajakan bagi kita yang selamat untuk lebih peduli pada sesama dan lebih bijak dalam menjaga alam semesta. Mari kita titipkan doa yang tulus, semoga Allah SWT senantiasa melindungi negeri kita dari segala marabahaya," harapnya. Selain dukungan moril dalam bentuk doa, Kapolres juga menggugah semangat gotong royong anggotanya untuk memberikan bantuan dalam bentuk materi maupun tenaga bagi para korban. Menutup lembaran tahun 2025, Polres Pekalongan berharap tahun 2026 menjadi tahun yang lebih aman dan bersahabat bagi seluruh wilayah Indonesia. "Seiring dengan menyambut lembaran tahun baru 2026, mari kita melangkah dengan semangat baru untuk lebih peduli dan menjaga alam sekitar kita. Semoga alam kembali bersahabat dengan kita," pungkas Kapolres. **

Artikel Terkait