Aksi Hari Buruh di Pemalang,Tuntut Hak Berserikat hingga Tolak Upah Murah

Buruh Pemalang gelar aksi May Day 2026, tuntut upah layak, jaminan kesehatan, dan kebebasan berserikat lewat longmarch ke Kantor Bupati
PEMALANG, puskapik.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Pemalang diwarnai aksi damai massa buruh yang turun ke jalan menyuarakan tuntutan kesejahteraan, Jumat 1 Mei 2026.
Aksi longmarch tersebut diikuti oleh massa dari DPC Konfederasi Sarbumusi Pemalang, Federasi Serikat Buruh Amarta, dan SPKM Longwell.
Sebelum longmarch dimulai, massa juga sempat menggelar aksi teatrikal di kawasan Tugu Sirandu yang menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Temui Massa Aksi Buruh, Serap Semua Aspirasi
Aksi teatrikal itu disebut-sebut menggambarkan kondisi buruh di Kabupaten Pemalang yang terbelenggu, sebagai bentuk kritik terhadap situasi ketenagakerjaan saat ini.
Mereka melanjutkan aksinya dengan longmarch sejauh kurang lebih 3 kilometer, bergerak dari Tugu Sirandu menuju Kantor Bupati Pemalang sambil menyampaikan orasi di sepanjang rute.
Koordinator aksi, Lazuardi Rizki, mengatakan, peringatan May Day tahun ini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah daerah.
Baca Juga: KAI Daop 5 Prihatin Tiga Remaja Tertemper Kereta di Bumiayu Brebes
Salah satu tuntutan utama yang dibawa adalah penolakan terhadap praktik upah murah bagi pekerja. Menurutnya, upah bagi pekerja di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya masih jauh dari kata layak.
"Kedua, kita juga menuntut jaminan kesehatan bagi buruh (BPJS Kesehatan)." tegasnya.


