Anjing Pelacak K-9 Diterjunkan Cari Korban Longsor di Watukumpul Pemalang

Polisi terjunkan anjing pelacak K-9 untuk mencari satu korban longsor di Watukumpul, Pemalang. Pencarian terus dilakukan dengan waspada longsor susulan.
PEMALANG, puskapik.com – Polisi menerjunkan anjing pelacak K-9 untuk mencari satu orang korban tanah longsor di Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang.
Hingga kini, Kamis 29 Januari 2026, upaya pencarian korban masih terus dilakukan kepolisian bersama Tim Gabungan.
“Korban yang belum ditemukan adalah seorang laki-laki berinisial H (60), warga Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang,” kata AKBP Rendy Setia Permana, Kapolres Pemalang.
Baca Juga: Cuaca Jadi Kendala, Satu Korban Longsor Watukumpul Belum Ditemukan
Kapolres Pemalang menjelaskan, anjing pelacak K-9 merupakan bagian dari Tim Siaga Bhayangkara yang memiliki kemampuan terlatih untuk mendeteksi manusia yang tertimbun longsor.
“Anjing pelacak diterjunkan, untuk membantu proses pencarian di titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban tertimbun longsor,” kata Kapolres Pemalang.
Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi pada Minggu 25 Januari 2026 pagi. Saat kejadian, korban H diketahui sedang beraktivitas rutin di sawah bersama anaknya, A (40), yang juga menjadi korban longsor.
Baca Juga: Banjir Adisana Brebes Surut Usai Dibuat Sodetan Sungai Keruh
“Jasad korban A telah ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan bersama warga, pada 26 Januari 2026 yang lalu,” kata Kapolres Pemalang.
Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh Tim Siaga Bhayangkara Polres Pemalang bersama tim gabungan dari Brimob, BPBD, Basarnas, relawan, Koramil, pemerintah setempat, serta warga.



