Arah Kebijakan Pemalang Jadi Lumbung Pangan Jawa Tengah

Jumat, 16 Januari 2026 | 19.23
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, saat sambutan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pemalang.
Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, saat sambutan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pemalang.

Wakil Bupati Pemalang Nurkholes memberi sambutan pada Forum Konsultasi Publik RKPD, menegaskan arah kebijakan Pemalang sebagai lumbung pangan Jateng.

PEMALANG, puskapik.com – Kebijakan pembangunan Kabupaten Pemalang pada tahun 2026 tetap diarahkan untuk memperkuat posisi daerah sebagai penyangga pangan di Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pemalang tahun 2027 yang digelar di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Pemalang.

Forum tersebut menjadi wadah pembahasan arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun 2027.

Baca Juga: Anggota DPRD Pemalang Sesalkan Kualitas Jalan Jelek, Padahal Anggaran Fantastis

Dalam kesempatan itu, Nurkholes menyampaikan bahwa kebijakan pembangunan Kabupaten Pemalang pada tahun 2026 tetap diarahkan untuk memperkuat posisi daerah sebagai penyangga pangan di Provinsi Jawa Tengah.

Upaya tersebut didukung dengan peningkatan kualitas lingkungan yang bersih, pembangunan infrastruktur yang kokoh, serta peningkatan daya saing sumber daya manusia.

“Penguatan Pemalang sebagai penyangga pangan Jawa Tengah tetap menjadi fokus utama, dengan dukungan lingkungan yang berkelanjutan, infrastruktur yang memadai, dan SDM yang berdaya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tema pembangunan tahun 2027 diarahkan pada pengembangan potensi perekonomian daerah.

Strategi tersebut diwujudkan melalui pengembangan pariwisata terintegrasi, penguatan industri sektor pertanian dan perikanan, serta pemberdayaan UMKM.

Adapun prioritas pembangunan meliputi pengembangan sektor pariwisata, penguatan industrialisasi pertanian dan perikanan, penguatan usaha mikro dan menengah, peningkatan investasi, serta pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait