Bocah di Pemalang Tewas Usai Coba Seberangi Sungai Bersama Ibunya

Petugas Basarnas mengevakuasi jasad bocah korban yang ditemukan tersangkut di Sungai Comal, Kabupaten Pemalang.

Bocah 10 tahun yang hilang terseret arus Sungai Glagah di Belik Pemalang ditemukan meninggal di Sungai Comal, Bantarbolang.

PEMALANG, puskapik.com – Bocah laki-laki yang hilang terseret arus saat menyeberangi sungai bersama ibunya di Desa Mendelem Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang akhirnya ditemukan.

Korban Akmal Ramadhani (10) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Comal blok Simbang Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang, Pemalang, pagi tadi, Jumat 6 Februari 2026.

Kapolsek Bantarbolang, Iptu Eko Purwanto, menuturkan, jasad korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 07.56 WIB dalam posisi tersangkut kayu dan bebatuan sungai.

"Ya, ditemukan warga posisinya tersangkut di antara dahan pohon dan bebatuan di Sungai Comal." tutur Eko Purwanto kepada puskapik.com via seluler, Jumat siang.

Baca Juga: Awas Jembatan Wisnu Watukumpul Pemalang Ambles

Mendapati laporan dari warga, Kanit Reskrim bersama petugas Polsek Bantarbolang kemudian bergegas menuju TKP bersama-sama Basarnas untuk melakukan evakuasi jasad korban.

"Jasad kami bawa ke Puskesmas untuk identifikasi. Dari ciri-ciri fisik korban, ternyata benar itu jasad korban AR (10). Selanjutnya jasad diserahkan ke keluarga" jelas Eko Purwanto.

Diketahui, sebelumnya Akmal Ramadhani hilang terseret arus saat menyeberangi Sungai Glagah bersama ibunya di Desa Mendelem Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang, Kamis 5 Februari 2026.

Saat itu, korban bersama ibu kandungnya akan pulang ke rumah dengan menyebrangi kali glagah dikarenakan hujan. Namun arus kali glagah cukup deras sehingga korban terbawa arus kali.

Dalam insiden itu, ibu korban akhirnya berhasil selamat ke tepian sungai. Nahas, Akmal Ramadhan hilang terseret arus. Pasca kejadian, operasi pencarian terhadap korban pun dilakukan. **

Artikel Terkait