Detik-detik Longsor Menimbun Bapak dan Anak di Watukumpul Pemalang

Senin, 26 Januari 2026 | 06.18
Longsor di Watukumpul Pemalang menimbun bapak dan anak, Hamim (60) dan Aksinudin (40)
Longsor di Watukumpul Pemalang menimbun bapak dan anak, Hamim (60) dan Aksinudin (40)

Detik-detik longsor di Watukumpul Pemalang menimbun bapak dan anak, Hamim (60) dan Aksinudin (40), saat beraktivitas di sawah pagi hari.

PEMALANG, puskapik.com – Warga Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang diliputi ketegangan saat detik-detik terjadinya tanah longsor, Minggu 25 Januari 2026.

Longsor yang datang tiba-tiba sekitar pukul 06.00 WIB pagi itu menggulung area persawahan dan dua korban jiwa. Keduanya ialah Hamim (60) dan sang anak, Aksinudin (40).

Tetangga korban, Edi Supriyanto, menuturkan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba dan diawali suara gemuruh yang cukup keras. Ia mendengar seperti ada pesawat jatuh.

Baca Juga: Korban Longsor di Bongas Watukumpul Pemalang Bapak dan Anak

Warga sekitar awalnya belum mengetahui secara pasti adanya longsor. Kepastian baru didapat setelah salah seorang warga pulang dari kebun sambil menangis dan mengaku melihat longsor.

Longsoran terjadi di area sawah Hamim. Saat itu diketahui Hamim dan anaknya Aksinudin pergi ke sawah sejak pagi. Sejumlah warga kemudian bergegas menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, mereka sempat memanggil-manggil kedua korban yang diduga tertimbun. Namun, tidak ada respons dari arah longsoran.

Baca Juga: Cuaca Buruk, Pencarian Dua Korban Longsor di Bongas Pemalang Ditunda

“Sehingga kami simpulkan bersama-sama keluarga, bahwa kedua orang itu memang tertimbun longsor,” jelas Edi Supriyanto, di Posko SAR Siranti Bongas.

Longsor Terjadi Dua Kali, Korban Kedua Sempat Dicegah

Edi Supriyanti menyebut, longsor di lokasi terjadi sebanyak dua kali. Beberapa menit sebelum kejadian, korban Aksinudin sempat berjalan iring-iringan dengan salah seorang warga bernama Ibu Mutmainah.

Keduanya sama-sama terkejut saat mendengar suara gemuruh longsor. Mengetahui adanya longsor di sawah milik ayahnya, Aksinudin kemudian berlari menuju lokasi untuk mencari sang ayah.

Baca Juga: Tim SAR Cari Dua Warga Tertimbun Longsor di Watukumpul Pemalang

“Disitu memang sudah ada longsoran pertama, Mas Aksinudin sudah diingatkan, jangan mendekat, tapi mungkin karena sang ayah di lokasi, sehingga mengejar ke situ,” tutur Edi Supriyanto.

Nahas, saat Aksinudin berada di sekitar lokasi longsoran pertama, terjadi longsor susulan yang membuatnya ikut tertimbun material tanah.

Halaman 1 dari 2
Penulis: Eriko Editor: Nia
Bagikan:

Artikel Terkait