Disparbud Pemalang Dorong Pramuwisata Profesional dan Tersertifikasi

peran pramuwisata sangat strategis karena mereka berfungsi sebagai pencerita atau penarasian destinasi wisata yang ada di Pemalang, seperti konsep Citywalk yang tengah dikembangkan.
PEMALANG, puskapik.com – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) atau tour guide dinilai menjadi ujung tombak dalam mempromosikan potensi wisata Kabupaten Pemalang kepada wisatawan.
Oleh karenanya keberadaan pramuwisata yang profesional, kompeten, dan tersertifikasi menjadi hal penting dalam pengembangan pariwisata daerah.
Itu disampaikan Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparbud Pemalang, Andre Dwi Prayugo, saat membuka Musyawarah Cabang DPC HPI Pemalang di Hotel Sentana, Selasa10 Februari 2026.
Baca Juga: Bupati Kendal Luncurkan Buku “Kaliwungu dalam Lintasan Ruang dan Waktu"
Ia berharap HPI Pemalang mampu memiliki sumber daya pramuwisata yang profesional, kompeten, dan tersertifikasi, sehingga dapat memperkenalkan kearifan budaya lokal serta destinasi wisata.
Menurutnya, peran pramuwisata sangat strategis karena mereka berfungsi sebagai pencerita atau penarasian destinasi wisata yang ada di Pemalang, seperti konsep Citywalk yang tengah dikembangkan.
Andre Dwi Prayugo juga mengungkapkan, ke depan pada tahun 2027 terdapat program prioritas pembangunan daerah yang salah satunya fokus pada pengembangan sektor pariwisata.
Dalam konteks tersebut, HPI dinilai memiliki peran penting dalam mendukung dan menggerakkan pembangunan pariwisata di Kabupaten Pemalang.
Andre berharap muscab dapat menghasilkan organisasi yang sehat, mampu menyusun rencana kerja yang jelas, kompeten, dan inovatif, serta dapat bersinergi dengan pemerintah daerah.
Baca Juga: Pria di Sragi Pekalongan Ditemukan Meninggal dalam Posisi Meringkuk
Selain itu, HPI diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan kebijakan arah pembangunan pariwisata daerah serta visi dan misi Bupati Pemalang.
Dengan demikian, pengembangan potensi perekonomian lokal melalui sektor pariwisata yang menjadi tema pembangunan tahun 2027 dapat terwujud.
“Termasuk untuk mengangkat UMKM, budaya, kearifan lokal dan masyarakat yang sadar wisata sebagai penopang tumbuhnya pariwisata,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muscab DPC HPI Pemalang, Dedi Kurniawan, menjelaskan, muscab yang diikuti sekitar 36 peserta itu merupakan Muscab ke-2 dan menjadi agenda rutin lima tahunan.
Ia berharap, siapapun yang terpilih sebagai ketua nantinya dapat menjadi panutan, mampu mengayomi seluruh anggota, serta berkontribusi dalam memajukan pariwisata di Kabupaten Pemalang.



