Jagongan Bareng Bangun Pemalang, Bupati Anom Serap Aspirasi Warga Tanpa Sekat

Bupati Pemalang gelar Jagongan serap aspirasi warga tanpa sekat, bahas pariwisata 2027 dan penguatan ekonomi daerah berbasis partisipasi publik.
PEMALANG, puskapik.com – Suasana berbeda tampak di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang saat ratusan warga berdialog langsung bersama Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro dalam forum bertajuk “Jagongan (Jalin Gotong Royong Ngolah Aspirasi Nyata) Bareng Bangun Pemalang”.
Dialog yang dikemas santai di bawah rindangnya pohon di halaman pendopo itu mengangkat tema “Menyongsong Tahun Pariwisata 2027” sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan pembangunan sektor pariwisata berkelanjutan sekaligus penguatan ekonomi syariah.
Forum teraebut menjadi ajang komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah daerah. Berbagai masukan, keluhan, hingga usulan pembangunan disampaikan masyarakat secara langsung kepada Bupati Pemalang dan jajaran OPD tanpa suasana formal yang kaku.
Baca Juga: 720 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Semarang Siap Bantu Warga Kabupaten Tegal Hadapi Stunting dan TB
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan kegiatan “Jagongan” dihadirkan untuk memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat sekaligus mempercepat penyerapan aspirasi publik.
“Melalui kegiatan ini kita bisa menyampaikan segala sesuatu tanpa sekat dan tanpa batas. Semua aspirasi masyarakat bisa disampaikan langsung, dan nantinya dicatat untuk segera ditindaklanjuti dalam rangka bersama-sama membangun Pemalang ke depan,” ujar Bupati Anom Widiyantoro.
Menurutnya, konsep forum santai tersebut diharapkan mampu menjadi ruang musyawarah informal yang tetap efektif dalam menyusun arah pembangunan daerah. Aspirasi yang muncul nantinya akan diinventarisasi untuk kemudian disesuaikan dengan program kerja OPD terkait.
Baca Juga: 720 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Semarang Siap Bantu Warga Kabupaten Tegal Hadapi Stunting dan TB
Kegiatan juga diawali dengan senam bersama yang diikuti masyarakat dan jajaran pemerintah daerah sebagai bentuk kampanye hidup sehat sekaligus mempererat interaksi sosial antara warga dan pemerintah.
Bupati Anom Widiyantoro menegaskan, seluruh masukan masyarakat yang disampaikan dalam forum tersebut harus segera ditindaklanjuti agar memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
“Semoga kegiatan ini menjadi ruang kebahagiaan bersama dan memberikan manfaat untuk pembangunan Pemalang.
Aspirasi masyarakat yang masuk agar segera ditindaklanjuti dan dikonkurensikan dengan program-program yang dapat direalisasikan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang Fera Djokosusanto selaku ketua penyelenggara menjelaskan, “Jagongan” dibuat sebagai wadah alternatif bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung dalam suasana yang lebih terbuka dan komunikatif.
Ia menilai, mekanisme musrenbang berjenjang yang selama ini berjalan belum sepenuhnya mampu menampung seluruh kebutuhan dan gagasan masyarakat. Karena itu, forum informal seperti “Jagongan” diharapkan dapat menjadi pelengkap dalam proses pembangunan daerah.
Fera juga menyebut tema “Menyongsong Tahun Pariwisata 2027” dipilih karena arah pembangunan Kabupaten Pemalang ke depan akan difokuskan pada penguatan sektor pariwisata, pertanian, serta peningkatan kapasitas UMKM sebagai penopang ekonomi masyarakat.


