Jalan Darurat Desa Wisnu Pemalang Mengalami Pergerakan Tanah

Jalan darurat Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Pemalang, mengalami pergerakan tanah usai hujan deras, timbul rekahan hingga satu meter.
PEMALANG, puskapik.com - Jalan darurat di Desa Wisnu Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang tanahnya mengalami pergerakan hingga menimbulkan rekahan hingga sekitar satu meter.
Jalan tersebut merupakan jalan darurat dan baru selesai dilakukan pengaspalan agar akses masyarakat lebih nyaman dan aman.
"Berdasarkan laporan yang saya terima, jalan di darurat di Desa Wisnu yang baru diaspal tanahnya mengalami pergerakan. Bahkan ada salah satu warga merekam lokasi jalan yang tanahnya mengalami pergerakan," ujar Camat Watukumpul, Arif Rachman Hakim, Sabtu dini hari (17/1).
Baca Juga: Banjir Meluas di Pemalang Akibat Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan Tergenang
Ia mengatakan, wilayah Kecamatan Watukumpul sebagian besar memiliki kemiringan ektrim.
Selain itu, struktur tanahnya berbeda dengan tanah d idaerah lain. Apabjla terjadi hujan dengan intensitas tinggi dikuatirkan terjadi longsor atau tanah bergerak.
Hal tersebut telah terbukti, dimana terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan terjadi tanah longsor dan tanah bergerak.
Khusus untuk tanah longsor terjadi di jalan Desa Wisnu yang menghubungkan Watukumpul.
Material longsoran menutup jalan sehingga aksesnya terganggu sehingga dialihkan jalur lain. Namun untuk pergerakan tanah tetap harus diwaspadai oleh masyarakat maupun semua pihak.
Baca Juga: Longsor di Watukumpul Pemalang, Pengendara Dialihkan Lewat Belik
Apalagi pergerakan tanah tersebut terjadi di jalan darurat, hal itu membahayakan para pengguna jalan darurat sehingga harus segera ditangani jangan sampai longsor yang bisa menimbulkan kerugian atauoun korban jiwa.
Dalam berita sebelumnya, "Pada hari Jumat, 16 Januari 2026 sekitar Jam 19.41 Wib telah terjadi tanah longsor menutup akses jalan kabupaten di Dusun Pejarakan RT 06/RW 01 Desa Wisnu Kecamatan Watukumpul. Kemudian, masyarakat sekitar datang membantu dengan menggunakan peralatan seadanya, kemudian Pemdes, Trantibum, Babinkamtibmas, Tagana dan masyarakat bersama sama membantu menyingkirkan material yang menghalangi ruas jalan," ujar Camat Watukumpul, Arif Rachman Hakim, Jumat malam 16 Januari 2026.
Ia mengatakan, saat ini akses jalan Wisnu-Watukumpul ditutup sementara karena terhalang material longsor di dukuh Pejarakan Desa Wisnu, dan di Dukuh Penusupan Desa Majakerta.
Dilaporkan pula pohon tumbang di jalan Desa Jojogan-Cikadu namun saat ini sudah tertangani oleh jajaran Pemdes Jojogan bersama masyarakat.
Untuk material longsor di dukuh pejarakan-Wisnu saat ini sedang proses evakuasi manual oleh jajaran seksi trantibum kecamatan watukumpul, unsur relawan Destana dan jajaran pemdes wisnu. **



