KKN UMUS Moga Inisiasi Plogging Walk, Dorong Kesadaran Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Minggu, 19 Juli 2026 | 15.28
Mahasiswa KKN Universitas Muhadi Setiabudi Brebes, menggelar kegiatan Plogging Walk Desa Moga 2026, Kabupaten Pemalang, Minggu 19 Juli 2026. Foto : istimewa
Mahasiswa KKN Universitas Muhadi Setiabudi Brebes, menggelar kegiatan Plogging Walk Desa Moga 2026, Kabupaten Pemalang, Minggu 19 Juli 2026. Foto : istimewa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhadi Setiabudi atau UMUS Brebes, menggelar kegiatan bertajuk Plogging Walk Desa Moga 2026, Kabupaten Pemalang.

PEMALANG, puskapik.com -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Muhadi Setiabudi atau UMUS Brebes, menggelar kegiatan bertajuk Plogging Walk Desa Moga 2026, Kabupaten Pemalang, Minggu 19 Juli 2026.

Program ini memadukan aktivitas olahraga dengan aksi peduli lingkungan, sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan titik start dan finish di Balai Desa Moga.

Baca Juga: Kisruh Tender RSUD Randudongkal, Anggota DPRD Pemalang Minta Pokja Tinjau Ulang

Warga bersama mahasiswa KKN berjalan menyusuri rute desa sambil memungut sampah yang ditemukan di sepanjang jalan.

Peserta juga dibekali perlengkapan seperti trash bag, sarung tangan dan capit sampah, untuk mendukung aksi bersih-bersih tersebut.

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama serta edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik.

Baca Juga: Fikri Faqih Singgung Sekolah Kurang Siswa dan Tantangan Pendidikan di Daerah

Mahasiswa KKN juga melakukan pendataan lapangan, meliputi titik genangan, sebaran sampah hingga kondisi drainase di wilayah desa.

Kegiatan ini diikuti warga Desa Moga, mahasiswa KKN UMUS Kecamatan Moga, serta tamu undangan dari KKN Universitas Jenderal Soedirman atau Unsoed.

Koordinator Desa KKN UMUS Kecamatan Moga, Idis mengatakan, plogging walk merupakan gerakan partisipatif yang memiliki dampak nyata dan berkelanjutan jika terus digalakkan.

"Plogging walk ini bukan sekadar kegiatan sesaat, tetapi bisa menjadi gerakan bersama yang berdampak jangka panjang bagi kebersihan lingkungan desa," ujar Idis.

Sementara itu, Wakil Ketua KKN Kecamatan Moga, Cahyono, menilai kegiatan tersebut sebagai terobosan efektif dalam penanganan sampah berbasis masyarakat.

Menurut Cahyono, edukasi yang diberikan diharapkan mampu mengubah pola pikir warga dalam mengelola sampah, khususnya di tingkat rumah tangga.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait