Pemalang Kirim Bantuan Bencana Sumatera Rp 820 Juta

Kamis, 18 Desember 2025 | 16.20
Pemalang Kirim Bantuan Bencana Sumatera Rp 820 Juta

PEMALANG, puskapik.com– Pemerintah Kabupaten Pemalang mengirimkan bantuan kemanusiaan sebesar ratusan juta rupiah untuk korban bencana banjir bandang di wilayah Sumatera. Bantuan tersebut menjadi wuju...

PEMALANG, puskapik.com– Pemerintah Kabupaten Pemalang mengirimkan bantuan kemanusiaan sebesar ratusan juta rupiah untuk korban bencana banjir bandang di wilayah Sumatera. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana yang menimbulkan kerusakan dan penderitaan luas itu. Serah terima bantuan berlangsung dalam Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana di Halaman Pendopo Kantor Bupati Pemalang, Rabu 17 Desember 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, kepada Kepala BPBD Pemalang, Andri Adi, selaku penanggung jawab penyaluran bantuan. Kepala BPBD Pemalang, Andri Adi, melaporkan bahwa total bantuan yang dikirimkan Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk bencana di Sumatera mencapai Rp 820 juta. "Total Rp 820 juta, bersumber dari Bantuan keuangan atau Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp 300 juta dan penggalangan donasi posko bantuan BPBD Rp 520 juta." titur Andri Adi. Bupati Anom Widiyantoro berharap bantuan itu dapat meringankan beban korban bencana di Sumatera yang sangat memprihatinkan dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Dalam apel tersebut, bupati juga menegaskan bahwa Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana, baik akibat faktor alam, non-alam, maupun ulah manusia. "Sehingga potensi korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, sangat memungkinkan." terang Anom Widiyantoro. Anom Widiyantoro menambahkan, berdasarkan catatan BNPB, dalam lima tahun terakhir bencana yang paling sering terjadi didominasi oleh bencana hidrometeorologi. "BNPB mencatat dalam lima tahun terakhir, frekusensi bencana ini paling banyak disebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir tanah longsor dan lain-lain." imbuhnya. Oleh karena itu, apel kesiapsiagaan bencana seperti yang dilakukan Pemerintah Daerah Pemalang menjadi langkah penting. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, sarana pendukung, serta rencana kontigensi dan mitigasi dalam menghadapi potensi bencana ke depan. **

Artikel Terkait