Pemkab Pemalang Bangun Jembatan Darurat di Kecamatan Pulosari

Masyarakat Pulosari melintas jembatan darurat bambu dengan sepeda motor, dibangun Pemkab Pemalang untuk pulihkan akses pascabanjir bandang Jawa Tengah
PEMALANG, puskapik.com – Jembatan darurat di Kecamatan Pulosari yang dibangun Pemerintah Kabupaten Pemalang sudah bisa dilewati masyarakat dengan sepeda motor.
Pemkab Pemalang membangun jembatan darurat di sebelas lokasi di Kecamatan Pulosari.
"Kami Pemkab Pemalang dengan dibantu dari berbagai instansi dan unsur masyarakat bergerak cepat menangani dampak banjir bandang di Kecamatan Pulosari. Salah satu langkah nyata yang dilakukan dengan membangun 11 jembatan darurat di sejumlah desa yang terdampak," ujar Camat Pulosari, Arif Senoaji, Selasa (3/2).
Baca Juga: Tanah Bergerak di Desa Padasari Tegal, Ratusan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak
Ia mengatakan, pembangunan jembatan darurat ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi warga yang terputus akibat rusaknya jembatan permanen.
Saat ini, jembatan darurat tersebut sementara dibangun menggunakan material bambu, agar mobilitas masyarakat bisa kembali berjalan, khususnya untuk aktivitas sehari-hari, distribusi logistik, dan penanganan darurat.
Jembatan darurat saat ini sudah bisa dilewati masyarakat meskipun hanya sebatas kendaraan roda dua.
Meskipun demikian dengan adanya jembatan darurat itu masyarakat benar benar terbantu dan lebih mudah bepergian.
“Sementara pakai bambu dulu, nanti akan dibuat jembatan yang lebih layak sesuai standar Dinas Pekerjaan Umum," tambahnya.
Dia mengatakan, adapun sebaran pembangunan jembatan darurat tersebut berada di beberapa desa diantaranya Desa Penakir tiga titik, Desa Nyalembeng dua titik, Desa Batursari dua titik, Desa Gunungsari dua titik, serta beberapa titik lain yang juga terdampak parah.
Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan perangkat desa, relawan, serta dukungan dari instansi terkait.
Keberadaan jembatan sementara tersebut sangat membantu warga, terutama untuk akses menuju lahan pertanian, sekolah, dan fasilitas umum.
Pemkab Pemalang memastikan bahwa jembatan darurat ini hanyalah solusi sementara.
Ke depan, pemerintah akan melakukan pembangunan jembatan permanen yang lebih kuat dan aman sesuai standar Dinas Pekerjaan Umum (DPU), setelah kondisi lapangan memungkinkan dan perencanaan teknis rampung.
Artikel Terkait

Nekat, Pelaku Curanmor di Pemalang Main Gertak dengan Polisi, Todongkan Pistol Korek Api saat Penangkapan

Fakta-fakta Dugaan Penculikan Anak di Pagergunung Pemalang, Ternyata Salah Paham

Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemalang Intensifkan Cek Kesehatan Hewan Kurban
