Tanah Bergerak di Desa Padasari Tegal, Ratusan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak

Selasa, 3 Februari 2026 | 19.05
Tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal pada Senin, 2 Februari 2026, mengakibatkan rumah warga dan infrastruktur jalan desa rusak parah.
Tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal pada Senin, 2 Februari 2026, mengakibatkan rumah warga dan infrastruktur jalan desa rusak parah.

Tanah bergerak melanda Desa Padasari, Jatinegara, Tegal, Senin 2 Februari 2026, merusak ratusan rumah, jalan desa, dan fasilitas umum; warga dievakuasi.

SLAWI, puskapik.com - Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal kembali diguncang tanah bergerak. Tanah bergerak terjadi pada Senin, 2 Februari 2026 pukul 19.00 setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak pukul 14.00.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal Muhammad Afifudin menyampaikan, hasil assesmen yang dilakukan, terdapat 460 warga terdampak dan sekitar 120 rumah yang mengalami keretakan maupun roboh.

Hasil assesmen dan koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal dan Tim Reaksi Cepat Penangulangan Bencana (TRC-PB) dan unsur terkait , tanah bergerak masih terjadi hingga Selasa, 3 Februari 2026.

Baca Juga: Demi Aman Pagi Hari, Truk Ditertibkan di Pantura Kendal

Dikhawatirkan, hal ini akan menambah parah kerusakan rumah dan bangunan di desa tersebut.

“Hal pertama yang kami lakukan adalah memastikan agar warga masyarakat tidak ada yang menjadai korban . Kami lakukan upaya pengungsian terhadap warga yang rumahnya tidak layak dihuni atau rumah yang rawan mengalami retak atau roboh, karena sampai saat ini pergerakan tanah masih terjadi,”terang Afifudin, Selasa , 3 Februari 2026 sore.

Untuk tempat pengungsian, pihaknya menyiapkan sebuah gudang milik warga di dukuh Pengasinan, Desa Padasari.

“Awalnya kami tetapkan di SD Padasari 01, namun karena tempat tersebut mengalami dampak pergeseran tanah, akhirnya kami pindahkan ke gudang milik Pak Kamal,”sebutnya.

Afifudin menuturkan, sekitar 15 warga telah mengungsi di tempat tersebut, sedangkan warga lain mengungsi di tempat saudara.

Baca Juga: Menyalip di Jalur Kontraflow Perbaikan Jalan Pantura, Pemotor Tewas Dilindas Truk

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait