Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet Terkendala Cuaca
Jumat, 2 Januari 2026 | 05.37

PEMALANG, puskapik.com – Tim SAR gabungan masih terus mengintensifkan pencarian pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang, yang hilang di Gunung Slamet. Operasi...
PEMALANG, puskapik.com – Tim SAR gabungan masih terus mengintensifkan pencarian pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang, yang hilang di Gunung Slamet.
Operasi pencarian menghadapi tantangan berat di lapangan. Tim gabungan terbentur cuaca, berupa hujan deras, angin kencang, dan badai yang kerap memaksa personel menahan laju evakuasi.
Meski kondisi alam tidak bersahabat, langkah pencarian tetap dijalankan. Kepala Pelaksana BPBD Pemalang, Andri Adi, menegaskan Tim SAR masih terus bergerak melakukan upaya pencarian.
“Meski cuaca buruk, apel dan penerjunan personel pencaharian tetap lanjut,” kata Andri singkat, Kamis 1 Januari 2026.
Tim melakukan penelusuran di sepanjang jalur pendakian, dengan fokus penyisiran diperluas hingga ke Pos 9. Medan yang licin dan jarak jelajah yang jauh menuntut stamina dan kehati-hatian ekstra.
Sementara itu, Koordinator SAR Dipajaya Pemalang, Slamet Riyadi, mengakui cuaca menjadi penghambat utama dalam proses pencarian.
“Kendala cuaca. Pencarian sampai hari ini jam segini masih nihil, itu karena faktor cuaca." tutur Slamet Riyadi.
"Tiga kali kami naik juga terkendala cuaca yang sama, tadi badai, hujan, dan angin,” imbuhnya.
Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, yang turut memantau proses pencarian menyampaikan bahwa tim di lapangan telah bergantian melakukan pergerakan naik turun, namun masih nihil.
Sutrisno juga menyampaikan harapan besar keluarga dan warga agar pendaki muda tersebut dapat segera ditemukan.
“Kami mohon doa agar hari ini survivor bisa ditemukan. Tim ke sembilan hari ini sudah naik, semoga cuaca mendukung,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, dua pendaki asal Magelang dikabarkan hilang saat pendakian tektok di Gunung Slamet via Pos Dipajaya Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Keduanya ialah Himawan Choidar Bahran asal Desa Jambewangi, Kecamatan Serang, Magelang dan Syafiq Ridhan Ali Razan asal Desa Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Magelang.
Himawan dan Syafiq diketahui melakukan pendakian tektok Gunung Slamet via Dipajaya sejak Sabtu 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB. Mustinya mereka turun pada Minggu 28 Desember 2025.
Namun hingga Senin, mereka belum juga pulang ke Basecamp Pendakian Gunung Slamet Via Dipajaya.
Petugas basecamp kemudian memutuskan untuk melakukan pencarian terhadap Himawan dan Syafiq.
Setelah dilakukan pencarian, Tim Basecamp Dipajaya berhasil menemukan Himawan Choidar Bahran pada Senin 29 Desember 2025 malam di Pos 5 Gunung Slamet.
Kondisi fisik Himawan saat ditemukan dalam keadaan baik dan aman. Sementara itu, pencarian terhadap Syafiq masih terus dilakukan.***



