Polisi Selidiki Kasus Bocah Tenggelam di Kolam Renang Lodaya Pemalang

Polisi selidiki tewasnya bocah 7 tahun yang tenggelam saat kursus renang di Pemalang. Korban diduga meninggal akibat paru-paru kemasukan air.
PEMALANG, puskapik.com – Polisi kini tengah menyelidiki kasus tewasnya seorang anak perempuan yang tenggelam saat mengikuti kursus renang di kolam renang Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.
Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di area kolam renang guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut," kata AKP Sudaryo, Kapolsek Randudongkal, Senin 4 Mei 2026.
Baca Juga: Update Gunung Slamet Terkini, Seismogram Rekam Getaran Banjir
Seperti diketahui, peristiwa tragis terjadi di sebuah kolam renang di Desa Lodaya, di mana seorang anak perempuan berusia 7 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mengikuti kursus renang, Minggu 3 Mei 2026.
AKP Sudaryo mengungkapkan, pasca kejadian, pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 10.45 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Anak korban berusia 7 tahun, warga Desa Kreyo, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang,” terangnya.
Baca Juga: Pemkab Brebes Terbitkan SE Larangan Peredaran Bawang Bombai Mini
Setibanya di lokasi, petugas kepolisian segera meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui kronologi kejadian.
Kejadian bermula saat korban mengikuti kursus renang untuk pertama kalinya di salah satu klub renang di Desa Lodaya, Kecamatan Randudongkal, Minggu 3 Mei 2026 sekitar pukul 07.30 WIB.


