Sungai di Belik Pemalang Meluap, Warga di Bantaran Sungai Diminta Mengungsi
Minggu, 21 Desember 2025 | 02.43

PEMALANG, puskapik.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Sabtu sore 20 Desember 2025, menyebabkan sungai di kawasan Belik meluap dengan gelombang air besar. Kon...
PEMALANG, puskapik.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Sabtu sore 20 Desember 2025, menyebabkan sungai di kawasan Belik meluap dengan gelombang air besar.
Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran warga, terlebih setelah rekaman luapan air ramai beredar di media sosial.
Salah satu lokasi yang terdampak adalah Kali Rejasa di Desa Belik, Kecamatan Belik. Peristiwa tersebut terekam dalam unggahan akun Instagram @belik.id yang memperlihatkan derasnya aliran air sungai.
"Kondisi kali Rejasa desa belik hari ini Sabtu 20/12/2025. Stay safe ya lur...!!!." tulis @belik.id.
Unggahan video reels tersebut pun menuai perhatian warganet. Hingga berita ini ditulis, postingan itu tercatat mendapat 24 komentar, dibagikan sebanyak tujuh kali, dan telah ditonton 5.832 kali.
Saat dikonfirmasi puskapik.com, Camat Belik, Muchammad Maksum, menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi bukanlah banjir bandang, melainkan air bah akibat intensitas hujan yang tinggi.
"Air bah, bukan banjir bandang, air bah meluap, karena hujan lebat sehingga kondisinya seperti itu." terang Muchammad Maksum via seluler.
Muchammad Maksum menyebutkan, fenomena luapan air kali ini tergolong tidak biasa dibandingkan kejadian sebelumnya.
"Baru kali ini kondisinya sampai seperti itu, sebelumnya tidak pernah. Mungkin karena hidrologi-nya tinggi. Dan ini Bukan hanya di Belik saja," imbuhnya.
Lebih jauh, Muchammad Maksum memastikan pihak pemerintah kecamatan masih terus memantau kondisi di lapangan, khususnya bagi warga yang bermukim di bantaran sungai.
"Saya sudah perintahkan Kades-kades untuk. Monitor agar rumah yang dekat sungai untuk sementara mengevakuasi dulu, menghindari hal yang tidak kita inginkan." jelasnya.
"Kondisi sekarang perlahan sudah surut. Hujan juga sudah reda. Untuk sementara ini belum ada laporan mengenai adanya korban atau bangunan rusak." tutur Muchammad Maksum.
Camat Belik juga mengingatkan agar kejadian tersebut menjadi pelajaran bersama, terutama terkait kepedulian lingkungan.
Seluruh pihak diimbau tidak membuang sampah sembarangan serta tidak menebang pohon secara liar maupun tanpa tebang pilih guna mengurangi risiko erosi dan luapan air sungai. **



