Tragis, Siswa SMK di Pemalang Nekat Bunuh Diri di Rel Kereta Api

Jumat, 16 Januari 2026 | 15.56
Siswa Smk Pemalang dievakuasi
Siswa Smk Pemalang dievakuasi

Tragis, siswa SMK di Pemalang tewas tertemper KA Argo Muria di perlintasan Desa Serang, Petarukan, Jumat dini hari (17) 16/1/2026.

PEMALANG, puskapik.com – Seorang pelajar SMK nekat mengakhiri hidupnya di perlintasan kereta api Desa Serang, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jumat 16 Januari 2026 dini hari.

Siswa berinisial SMJ (17) itu diketahui merupakan warga Desa Wanamulya, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang dan tercatat sebagai siswa SMK Muhammadiyah 1 Pemalang.

Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan kereta api pada petak jalan Pta–Pml KM 113+5/6 Desa Serang Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang sekitar pukul 02.37 WIB.

Baca Juga: Anggota DPRD Pemalang Sesalkan Kualitas Jalan Jelek, Padahal Anggaran Fantastis

SMJ tewas setelah tertemper KA Argo Muria Nomor 22 dengan lokomotif CC 2061353 yang melaju dari arah barat ke timur.

Kapolsek Petarukan, Iptu Amroni mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui setelah masinis melaporkan bahwa keretanya mengalami insiden kepada Stasiun Petarukan.

"Jadi setelah kejadian itu, masinis melapor ke Stasiun Petarukan bahwa kereta yang dia bawa menemper seseorang. Posisi orangnya rebahan di atas rel." jelas Amroni kepada puskapik.com, Jumat siang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas KAI dari Stasiun Petarukan langsung menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas menemukan jasad korban yang masih mengenakan seragam sekolah.

"Saat ditemukan kondisi jasad sudah rusak, terpisah lebih dari 50 meter. Mereka kemudian melapor ke kami (Polsek Petarukan)." jelasnya.

Petugas kepolisian bersama pihak terkait kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait