Implemetasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, 135 Mahasiswa UPS Resmi Diterjunkan KKN di Kecamatan Kedungbanteng Tegal

Selasa, 14 Juli 2026 | 16.57
Mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) diterjunkan untuk  Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Kedungbateng, Kabupaten Tegal  pada Selasa (14/7/2026).
Mahasiswa Universitas Pancasakti (UPS) diterjunkan untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Kedungbateng, Kabupaten Tegal pada Selasa (14/7/2026).

Sebanyak 135 mahasiswa UPS diterjunkan KKN di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. Program ini menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian masyarakat.

SLAWI, puskapik.com - Universitas Pancasakti (UPS) resmi menerjunkan ribuan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara serentak pada Selasa (14/7/2026).

Program ini merupakan perwujudan nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam poin pengabdian kepada masyarakat.

Secara keseluruhan, KKN periode ini diikuti oleh 1.025 mahasiswa yang tersebar di tiga wilayah besar, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Baca Juga: IOA Global Jajaki Kerja Sama dengan Pemprov Jateng, dari Investasi Hingga Pendidikan Vokasi

Sementara itu, khusus untuk wilayah Kabupaten Tegal, sebanyak 135 mahasiswa diterjunkan di wilayah Kecamatan Kedungbanteng.

Mereka akan mengabdi selama dua bulan penuh, terhitung mulai 14 Juni hingga September 2026 yang tersebar di 9 desa.

Acara penerimaan dan pembukaan yang berlangsung di Kecamatan Kedungbanteng ini dihadiri langsung oleh jajaran akademisi, pejabat daerah, serta perangkat desa setempat.

Baca Juga: Targetkan 2.800 Ibu dan Anak, Alfamart-Cussons Baby Gelar Posyandu di 28 Titik

Amanat Rektor Universitas Pancasakti Prof. Dr. Taufiqulloh M.Hum., dibacakan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPS, Dr. Dewi Indriasih, S.E., M.M., menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa di tengah masyarakat. Terjun ke desa bukan sekadar tugas akademik, melainkan ruang bagi mahasiswa untuk membawa perubahan transformatif.

"Penerjunan ke desa-desa ini adalah implementasi langsung dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami berharap mahasiswa dapat memberikan dampak positif dan menjadi bagian dari solusi saat mereka berinteraksi langsung dengan berbagai realitas dan tantangan di masyarakat," ujar Dr. Dewi Indriasih.

Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Tegal. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tegal, Dr. M. Faried Wajdy, S.Sos., M.Si, menyambut baik fokus program KKN tahun ini yang dinilai sangat terstruktur dan berorientasi pada hasil jangka panjang.

"Luaran (output) dari masing-masing desa yang sangat luar biasa. Kami berharap melalui KKN ini dapat terbentuk desa binaan khusus, dan program-program yang telah direncanakan bisa terealisasi dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat," ungkap M. Faried Wajdy.

Sementara itu, Camat Kedungbanteng, Sumyati, menyambut hangat kedatangan para mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan kondisi sosiologis wilayahnya, termasuk tantangan sektor pendidikan yang saat ini sedang dihadapi oleh warga Kedungbanteng sekaligus memperkenalkan jajaran perangkat kecamatan dan kepala desa.

"Terima kasih atas kehadiran para mahasiswa UPS. Perlu diketahui, tingkat pendidikan di Kecamatan Kedungbanteng saat ini mayoritas masih di tingkat SMP.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait