KKN Universitas Bhayangkara Jaya Didik Warga Rusun Punya Mental Tangguh

Mahasiswa KKN Universitas Bhayangkara Jaya melatih resiliensi, tanggung jawab, dan growth mindset warga Rusun STPL Bekasi.
Aspek tanggung jawab juga menjadi penekanan penting dalam kegiatan pelatihan tersebut.
Arah materi tersebut, kata Evi, ialah untuk menumbuhkan kesadaran peran individu dalam kehidupan sosial di lingkungan rusun.
Baca Juga: Mundur dari Komite Pemekaran Brebes, Agus Sutiono Ungkap Perbedaan Prinsip dan Risiko Logo Pemda
“Kita ingin menanamkan kesadaran akan pentingnya peran individu dalam kehidupan sosial di lingkungan rusun, agar warga terbiasa dengan sikap disiplin, kepedulian sosial, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Semangat yang sama berlanjut pada pelatihan pengembangan diri yang difokuskan pada pembentukan growth mindset. Pelatihan itu dirancang untuk mendorong warga Rusun STPL Bekasi agar tidak terjebak pada pola pikir statis.
“Growth mindset ini penting untuk ditanamkan masyarakat, karena memang dalam kehidupan modern ini kita dituntut untuk bisa kreatif agar bisa survive dengan keadaan." ungkap Evi Santi Pratiwi.
"Nah lewat program ini, kita ajak warga Rusun memiliki pola pikir yang lebih terbuka, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan diri,” imbuhnya.
Melalui materi growth mindset, peserta diajak memahami bahwa potensi dan kemampuan diri bukanlah sesuatu yang tetap.
Diharapkan materi growth mindset tersebut mampu menguatkan motivasi warga Rusun Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, membangun kepercayaan diri, serta kesiapan mereka dalam menghadapi perubahan.
Selama kegiatan pelatihan dan sosialisasi, Warga Rusun STPL Bekasi tampak antusias. Para peserta yang didominasi emak-emak itu bergantian mengajukan pertanyaan persoalan nyata yang mereka hadapi yang berkaitan dengan materi.



