Jamaah Haji Termuda di Kabupaten Tegal, Sempat Sedih Karena Gantikan Ayahnya

Sebastian (17), jamaah haji termuda Kabupaten Tegal, berangkat menggantikan ayahnya yang wafat akibat Covid-19, membawa haru dan kebanggaan di usia muda
SLAWI, puskapik.com - Sebastian Aksan Margiono (17) Desa Bandasari, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, menjadi jamaah termuda asal Kabupaten Tegal yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Sebastian baru berumur 17 tahun dan masih duduk di bangku kelas 12 SMAN 4 Kota Tegal.
"Ada rasa senang dan sedih karena berangkat haji menggantikan ayah," kata Sebastian di sela-sela Pelepasan Jamaah Calon Haji Kabupaten Tegal di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Selasa 14 April 2026.
Laki-laki berwajib polos, namun terlihat dewasa mengaku senang bisa berangkat haji diusia muda. Namun, keberangkatannya menyisakan kesedihan karena harus menggantikan ayahnya yang meninggal dunia.
Baca Juga: Kota Tegal Berulang Tahun, Khozin dan Jaronah Bertahan dalam Senyap
Ayahnya meninggal lantaran terpapar virus Covid-19 pada tahun 2021 lalu. Ayah dan ibunya yang mendaftarkan haji sejak tahun 2011, seharusnya berangkat pada tahun 2021. Namun, karena mewabahnya Covid-19, sehingga keberangkatan ditunda.
"Pada saat itu, ayah meninggal sehingga digantikan saya. Tapi, karena umur belum 17 tahun, belum bisa diberangkatkan. Sekarang umur sudah 17 tahun, jadi bisa berangkat haji," beber Sebastian.
Sebastian berangkat tahun ini bersama ibunya yang berumur 45 tahun. Anak pertama yang memiliki tiga adik itu, telah siap berangkat haji dengan bimbingan setiap Sabtu di SMK NU 1 Penawaja Adiwerna.
Baca Juga: Inagurasi PC GP Ansor Kabupaten Tegal, Serukan Dukung Program MBG dan KDMP
"Sudah siap berangkat dengan bekal latihan tiap Sabtu," kata Sebastian.
Tahun ini, Kabupaten Tegal memberangkatkan 1.477 calon jamaah. Jamaah calon haji kloter pertama akan berangkat dari Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal pada 20 April 2026. **


