Ledakan Misterius Guncang Bus Suporter Bonek di Tol Tegal, Empat Orang Luka-Luka

Ledakan terjadi di bus Sanjaya Putra rombongan Bonek di Tol KM 294 Tegal 4 orang luka-luka, diduga berasal dari bahan mirip petasan, masih diselidiki
SLAWI, puskapik.com – Sebuah insiden ledakan terjadi di dalam kabin bus Sanjaya Putra yang membawa rombongan suporter Bonek di Jalur Tol KM 294+900A, Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, pada Minggu, 12 April 2026 pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
Peristiwa bermula saat bus tengah melaju dari arah Jakarta menuju Pemalang. Menurut keterangan saksi dan olah TKP awal, ledakan keras tiba-tiba muncul dari area kabin depan, tepatnya di bawah kiri kursi sopir dekat tuas transmisi (perseneling).
Akibat kuatnya ledakan, seluruh kaca bus pecah, pintu depan kiri dan kabin mengalami kerusakan parah.
Empat orang dilaporkan menjadi korban dalam insiden ini dan segera dilarikan ke RS Siaga Medika Pemalang untuk mendapatkan perawatan medis, yakni Alfito Wahyudi Dwiputra (23) warga Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya mengalami patah kaki kanan.
Baca Juga: Pulihkan Populasi Ikan, Anggota DPRD Kendal Ajak Warga Rawat Ekosistem Sungai
Mario Putra Frandinata (20) warga Kecamatan Tambak Sari , Kota Surabaya mengalami luka bakar ringan, Sarim (55) Sopir bus, warga Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, mengalami luka bakar ringan dan Muhamad Gading Fregihautama (21) , warga Kecamatan Sidoarjo yang juga kernet bus, mengalami luka ringan.
Sementara itu, penumpang suporter lainnya dilaporkan telah melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan lain.
Baca Juga: Slawi Jadi Tuan Rumah CB Billiard Open Turnamen Nasional, Hadiah Rp121 Juta
Polres Tegal telah melakukan sterilisasi di lokasi kejadian dan memeriksa kondisi bus yang kini diamankan di Exit Tol Adiwerna. Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas menemukan aroma menyengat menyerupai bahan peledak jenis obat petasan di sekitar titik ledakan.
"Jenis bahan peledak pastinya belum diketahui, namun sumber ledakan berasal dari area kabin depan. Kami masih terus melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit dan koordinator suporter untuk pendalaman lebih lanjut," terang Perwira Pengendali Lapangan dari Pamapta 3 Polres Tegal Ipda Taufik Kusuma Wardhana.
Ipda Taufik Kusuma Wardhana menambahkan, kecepatan respons anggota tidak terlepas dari optimalisasi layanan aduan masyarakat melalui Call Center 110.
“Begitu laporan masuk melalui Call Center 110, kami langsung bergerak cepat menuju lokasi bersama fungsi terkait. Fokus utama kami adalah pengamanan TKP, evakuasi korban, serta memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Lebih lanjut, petugas juga telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian seperti olah TKP awal, pendataan saksi dan korban, koordinasi dengan pihak rumah sakit, serta komunikasi dengan koordinator rombongan suporter guna memastikan keselamatan seluruh penumpang.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo mengapresiasi kesiapsiagaan personel di lapangan serta peran aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian melalui Call Center 110.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian darurat melalui layanan 110. Respon cepat Polri adalah komitmen kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.
Artikel Terkait

Gunung Slamet Keluarkan Asap Tebal Setinggi 200 M, Terjadi Gempa Low Frequency dan Tremor Menerus

Update Cuaca Guci Hari Ini, 25 Mei 2026 Siang Berpotensi Thunderstorm, Malam Berawan

Bupati Tegal Ischak Nyanyi Bareng D'Bagindas di Slawi Ageng 2026, Sampaikan Apresiasi ke Masyarakat
