Pembangunan Jembatan Kalierang Diduga Salah Setting, Bupati Ischak Minta Tetap Diselesaikan

Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman menduga adanya kesalahan settingan awal dalam pemasangan rangka jembatan Kalierang di Desa Cilongok, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.
SLAWI, puskapik.com - Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman menduga adanya kesalahan settingan awal dalam pemasangan rangka jembatan Kalierang di Desa Cilongok, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.
Hal itu yang membuat jembatan belum rampung dikerjakan hingga saat ini.
"Penyedia jasa dari awal salah memilih aplikator. Harusnya aplikator dari produsen yang membuat rangka jembatan," kata Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman saat Silaturahmi dan Buka Bersama Insan Media dan Organisasi Masyarakat di Rumdin Bupati Tegal, Jumat 13 Maret 2026.
Baca Juga: Dugaan Keracunan Siswa, Satgas MBG Pemalang Evaluasi SPPG Pelita Prabu
Bupati Ischak menjelaskan, rangka jembatan Kalierang telah dibeli di tahun 2024 sebesar Rp3 miliar melalui APBD Kabupaten Tegal, mengalami kendala dalam pemasangan.
"Pemasangan rangka jembatan yang layaknya puzzle, tidak sesuai dari awal pemasangan. Kondisi itu membuat rangka jembatan belum rampung dikerjakan,"katanya
"Ada titik pemasangan rangka yang tidak ketemu. Makanya, akan dilakukan pemasangan ulang dari awal," lanjut Bupati Ischak.
Atas kesalahan itu, kata dia, penyedia jasa telah meminta bantuan dari produsen pembuat rangka untuk pemasangan ulang.
Pihaknya akan tetap melakukan perpanjangan waktu agar rangka jembatan rampung dikerjakan.
Bupati Ischak tidak menginginkan jembatan tidak selesai dibangun, sehingga menambah sengsara masyarakat.
Baca Juga: BGN Beri Sanksi SP I kepada Dapur SPPG di Kendal, Jawab Keluhan Layanan di SMP N 1 Cepiring
"Pokoknya harus rampung dipasang. Kami akan desak penyedia jasa agar segera diselesaikan," tegas Ischak.
Dengan belum selesainya pembangunan jembatan Kalierang, lanjut dia, masyarakat bisa menggunakan jalan alternatif melalui jalan Gunungjati. Jalan itu akan dikebut perbaikannya, sehingga bisa digunakan dengan nyaman oleh masyarakat.
"Semoga sebelum Lebaran, jalan Gunungjati bisa selesai. Jembatan tidak mangkrak, tapi masih ada penambahan waktu pelaksanaan," beber Bupati.
Mas Ischak bersyukur karena Kabupaten Tegal di tahun 2025 mendapatkan anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk ruas Kemantran sudah halus. Tinggal beberapa PR di ruas Kemantran yang harus diperbaiki.
Artikel Terkait

Perayaan Hari Jadi ke 425 Kabupaten Tegal, Kirab Tombak Kyai Plered Meriah, Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi

Cara Mudah Buat Kartu Kuning Online, Ini Tahapannya

Slawi Run 2026, Bupati Tegal Ischak Ikut Lari 5 Km Sampai Finish
