Polres Tegal Kerahkan Bhabinkamtibmas Untuk Tracing TB Paru Hingga Pendampingan Minum Obat

Biddokkes Polda Jateng dan Polres Tegal membekali Bhabinkamtibmas kemampuan tracing TB paru serta edukasi kesehatan guna mempercepat penanggulangan penyakit.
SLAWI, puskapik.com – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah bersama Polres Tegal melaksanakan kegiatan asistensi dan pembekalan kepada Bhabinkamtibmas Polres Tegal, dalam rangka percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TB) Paru, yang merupakan salah satu
program prioritas pemerintah
Asistensi yang dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis, 2–4 Juni 2026 diberikan Kabid Dokkes Polda Jateng, KBP drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., M.A.R.S., M.H., dan Kalabkes Dinkes Prov Jateng Riptieni Tri Lutiarsi, SKM, M.Kes.
Asistensi dan pembekalan ini bertujuan meningkatkan kemampuan serta kesiapan personel Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan tracing atau penelusuran kasus TB paru di tengah masyarakat.
Baca Juga: Wabup Kholid Sambut Kedatangan 352 Jamaah Haji Kloter 4 Kabupaten Tegal
Melalui pembekalan tersebut, Polri diharapkan dapat berperan aktif membantu pemerintah dan tenaga kesehatan dalam menekan angka penyebaran penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan nasional.
Sebelum mengikuti pembekalan dan diterjunkan ke lapangan, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan gratis serta penapisan (screening) TB paru.
Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap personel berada dalam kondisi sehat. Dengan demikian, mereka dapat melaksanakan tugas secara optimal dan aman bagi masyarakat.
Baca Juga: Tanggul Ketiwon Kritis, DPRD Kota Tegal Dorong Perbaikan Lanjutan Tahun 2027
Kabid Dokkes Polda Jateng, KBP drg. Agung Hadi Wijanarko, Sp.BM., M.A.R.S., M.H., menjelaskan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ini merupakan bentuk pengabdian Polri.
Tugas mereka tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program kesehatan nasional.
"Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui pembekalan ini, kami berharap personel mampu membantu proses tracing, memberikan edukasi kesehatan, serta mendampingi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengobatan TB paru," ujarnya.
Selain materi tracing, para peserta juga dibekali kemampuan komunikasi dan edukasi kesehatan. Hal ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini serta kepatuhan menjalani pengobatan hingga tuntas.
Program ini juga mencakup pendampingan minum obat bagi pasien TB paru sebagai bagian dari upaya meningkatkan angka kesembuhan dan menekan risiko penularan di lingkungan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara Polri, Dinas Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan, upaya p


