Prakiraan Cuaca Guci Tegal Hari Ini Cerah Berawan, Wisatawan Diminta Antisipasi Perubahan Cuaca Sore Hari
Cuaca Guci Tegal hari ini didominasi cerah berawan dengan suhu sejuk 17-23°C. BMKG mengingatkan potensi hujan ringan, dan kabut tipis pada malam hari.
SLAWI, puskapik.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca terbaru untuk kawasan wisata pemandian air panas Guci yang terletak di Kecamatan Bumijawa, Jawa Tengah.
Bagi Anda yang merencanakan liburan atau beraktivitas di lereng Gunung Slamet ini, cuaca hari ini diprediksi sangat mendukung untuk aktivitas luar ruangan, meski ada potensi perubahan cuaca menjelang malam.
Menurut data dari laman resmi BMKG, wilayah Guci dan sekitarnya didominasi oleh kondisi Cerah Berawan sejak pagi hingga siang hari.
Baca Juga: DPRD Pemalang Evaluasi Disiplin Anggota Usai Kursi Kosong Rapat Paripurna Disorot
Sinar matahari yang cukup dipadukan dengan udara khas pegunungan yang sejuk menjadikan momen ini sangat ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam maupun berendam air panas.
Rincian Kondisi Cuaca dan Suhu Udara
Pagi hingga Siang Hari (07.00 - 13.00 WIB): Cuaca diprediksi cerah berawan. Suhu udara di kawasan dataran tinggi ini berkisar antara 17°C hingga 23°C dengan tingkat kelembapan udara mencapai 75% hingga 95%.
Angin bertiup tenang dari arah Utara dan Barat Laut dengan kecepatan rendah berkisar 1 hingga 3 km/jam.
Baca Juga: Kesepakatan Baru MBG di Jateng, SPPG Wajib Serap Telur dan Ayam Peternak Lokal Dua Kali Seminggu
Sore Hari (16.00 WIB): Kondisi langit akan mulai ditutupi awan yang lebih tebal (Berawan).
Malam Hari (19.00 WIB ke atas): BMKG mengeluarkan peringatan adanya potensi Hujan Ringan lokal di wilayah Bumijawa dan sekitarnya.
Suhu udara pada malam hari akan terasa semakin dingin, turun hingga 17°C - 18°C, dengan kelembapan udara yang meningkat hingga 97% - 99%.
Dini Hari: Menjelang dini hari, cuaca diprediksi kembali stabil menjadi berawan, namun masyarakat diimbau waspada terhadap turunnya kabut tipis yang sering kali membatasi jarak pandang di jalur menanjak menuju Guci. **


