Puluhan Atlet Disabilitas Ikuti Peparpeda dan Peparprov 2026, Bupati Tegal Targetkan masuk10 Besar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 14.20
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman saat menghadiri pengukuhan atlet dan ofisial National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Tegal yang akan turut dalam Pekan Paralimpik Provinsi Jateng (Peparprov) 2026 dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) 2026, di Aula Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Senin,3 Agustus 2026 siang.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman saat menghadiri pengukuhan atlet dan ofisial National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Tegal yang akan turut dalam Pekan Paralimpik Provinsi Jateng (Peparprov) 2026 dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) 2026, di Aula Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Senin,3 Agustus 2026 siang.

NPCI Kabupaten Tegal mengirim 34 atlet ke Peparpeda dan Peparprov Jateng 2026. Bupati Ischak mengukuhkan kontingen dan menargetkan peningkatan prestasi daerah.

SLAWI, Puskapik.com – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Tegal mengirim puluhan atlet dan ofisial ke Kejuaraan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah ( Peparpeda) dan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jateng 2026.

Sebelum berangkat ke kejuaraan tersebut, para atlet dan ofisial dikukuhkan oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Senin, 3 Juli 2026.

Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Dinas Sosial Kabupaten Tegal disaksikan oleh perwakilan jajaran Dinas Sosial, Disporapar, Kejaksaan Negeri, RSUD dr. Soeselo Slawi, serta psikolog pendamping tim.

Baca Juga: Enau Bikin Ribuan Penonton Nyanyi Bareng di Harfest Vol.1 Tegal

Sesuai jadwal, ajang Peparpeda bakal dilaksanakan di Surakarta pada 19–23 Agustus 2026. Sementara itu, panggung Peparprov akan dihelat di Semarang pada 19–23 November mendatang.

Dalam arahannya, Bupati Ischak mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pelatih, pengurus NPCI, serta dukungan penuh dari keluarga atlet. Ia menekankan bahwa ajang ini merupakan pembuktian bahwa keterbatasan fisik bukan kendala untuk menjadi juara.

Baca Juga: Hasil Akhir Diumumkan, 73 Orang Dinyatakan Lolos Beasiswa "Pesantren Obah" Jawa Tengah 2026

"Keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Di balik setiap keterbatasan selalu ada kelebihan. Tetap semangat, junjung tinggi sportivitas, dan harumkan nama Kabupaten Tegal," tegas Ischak.Ischak optimistis, kesuksesan para paralimpian senior asal Kabupaten Tegal yang mendunia seperti Banyu Tri Mulyo (para tenis meja) dan Giri (CP football), bisa menjadi pemantik motivasi para atlet muda untuk tampil habis-habisan.

Wakil Ketua NPCI Kabupaten Tegal, Roby Dias Ardilas, merinci kekuatan tim tahun ini. Untuk level Peparpeda, pihaknya menerjunkan 12 atlet dan 11 ofisial yang akan berburu medali di cabang tenis meja, renang, dan atletik.Sedangkan untuk pergelaran Peparprov, Kabupaten Tegal mengandalkan kekuatan 22 atlet dan 15 pelatih di cabang bulutangkis, atletik, tenis meja, dan catur.

Terkait target, Roby mematok misi realistis namun ambisius. Kontingen pelajar dibidik menembus jajaran 10 besar.

Sementara tim senior diharapkan mampu mendongkrak peringkat daerah dari posisi 32 ke urutan 25 besar se-Jawa Tengah.

"Tahun lalu Kabupaten Tegal berada di peringkat 32, sehingga tahun ini diharapkan bisa meningkat," jelas Roby.

Guna mematangkan performa, para atlet telah digembleng lewat program pemusatan latihan intensif (sentralisasi) di tingkat provinsi. Perjuangan kontingen ini juga mendapat suntikan stimulus dari Pemerintah Kabupaten Tegal berupa dana hibah sebesar Rp100 juta demi optimalisasi pembinaan, sarana latihan, dan operasional tim.

Artikel Terkait