Suradadi Diajukan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Tegal

Desa Suradadi diusulkan jadi Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini dorong modernisasi, produktivitas, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir.
SLAWI, puskapik.com - Desa Suradadi di Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal diajukan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih. Selain letak yang strategis di wilayah pesisir, Suradadi juga masyarakatnya kebanyakan menggantungkan hidupnya dari hasil laut.
"Kami sudah usulkan Desa Suradadi menjadi kampung nelayan merah putih," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tegal, Riesky Trisbiantoro saat dihubungi Kamis 9 April 2026.
Ia menjelaskan, usulan kampung nelayan merah putih telah dikirimkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), beberapa waktu lalu.
Baca Juga: 121 Pemilih di Kabupaten Tegal Tak Masuk Daftar Pemilih, Bawaslu Lakukan Ini
Desa Suradadi yang berada di wilayah pesisir laut Jawa, dinilai layak menjadi kampung nelayan merah putih. Masyarakat Suradadi mayoritas sebagai nelayan dan mengelola hasil laut.
"Ada juga warga yang produksi terasi dan olahan hasil tangkapan nelayan lainnya," katanya.
Selain itu, lanjut Riesky, di wilayah Desa Suradadi juga terdapat lahan yang cukup luas milik Pemkab Tegal untuk dijadikan kampung nelayan merah putih.
Pasalnya, program tersebut bertujuan untuk membangun dan mentransformasi desa pesisir dan kampung perikanan menjadi lebih modern, produktif, dan terintegrasi.
Baca Juga: Sekda Pekalongan Kembali Diperiksa KPK, Dalami Kasus Outsourcing
"Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui pembangunan sarana dan prasarana perikanan dari hulu hingga hilir, serta pengembangan sumber daya manusia dan kewirausahaan," terangnya.
Diketahui, KKP telah menetapkan 65 lokasi untuk pembangunan kampung nelayan merah putih tahap pertama, yang menjadi langkah awal dari target 100 kampung nelayan yang akan dibangun tahun ini.
Pengelolaan kelautan dan perikanan telah menjadi bagian dari pembangunan nasional selama 79 tahun.
Masyarakat nelayan dan pembudidaya berperan penting sebagai penyedia pangan protein sekaligus penggerak ekonomi nasional. Melalui Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah hadir lebih dekat.
Membangun sarana prasarana yang memadai, memperkuat kelembagaan, dan membuka akses seluas-luasnya agar masyarakat kelautan dan perikanan dapat tumbuh mandiri, berdaya saing, dan menjadi pilar utama bagi masa depan kelautan dan perikanan Indonesia.
Artikel Terkait

Aktivitas Gunung Slamet Mulai Turun, Sempat Suhu Kawah Gunung Slamet Tembus 478,7 Derajat Celcius

Refleksi Kebudayaan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal, Orang Desa Tak Merasakan Kemeriahan Hari Jadi

Prakiraan Cuaca Kawasan Wisata Guci Tegal, Jumat 22 Mei 2026 Berpotensi Hujan Sore Hari
