TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 Diharapkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa Getaskerep Tegal

TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 di Desa Getaskerep diharapkan meningkatkan akses jalan, konektivitas wilayah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Lebih lanjut, Amir Makhmud mengungkapkan bahwa pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026 akan dilaksanakan dalam empat tahap.
Untuk selankutnya tahap II direncanakan berlangsung di Desa Sokatengah, Kecamatan Bumijawa, tahap III di Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara; dan tahap IV di Desa Kemantran, Kecamatan Kramat.
“TMMD ini tentu menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Tegal. Oleh karena itu saya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif, menjaga hasil pembangunan TMMD, serta memanfaatkannya secara optimal agar dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang, khususnya warga Desa Getaskerep, Kecamatan Talang,” harapnya.
Sementara itu, Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, Kapten Kav Badrun Alibeni, dalam laporannya menyampaikan seluruh kegiatan TMMD telah direncanakan dan disiapkan secara matang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi sasaran.
Ia menjelaskan sasaran fisik TMMD Tahap I Tahun 2026 meliputi dua titik lokasi. Pada lokasi pertama dilakukan pembangunan rabat beton sepanjang 358 meter dengan lebar 3,3 meter dan ketebalan 20 sentimeter, serta pembangunan talud sepanjang 55 meter dengan tinggi 1 meter. Adapun pada lokasi kedua dilaksanakan pembangunan rabat beton sepanjang 100 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 25 sentimeter, serta pengerasan jalan sepanjang 100 meter dengan lebar 3 meter.
Kapten Badrun menuturkan, , dengan dukungan anggaran sebesar Rp562.602.000. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp380.000.000 dan APBD Kabupaten Tegal sebesar Rp182.602.000 sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa yang merata, efektif, dan berkelanjutan.
Ia berharap, melalui pembangunan infrastruktur tersebut, mobilitas warga semakin lancar sehingga berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Kapten Badrun menambahkan, keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat melalui semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan warga.
Dengan sinergi tersebut, ia optimistis seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. **
Artikel Terkait

Tim Siaga Bhayangkara Polres Tegal Evakuasi Korban Tanah Bergerak di Desa Padasari

Stok Darah PMI Kabupaten Tegal 11 Februari 2026 Menipis

Prakiraan Cuaca Wisata Guci Tegal Hari Ini 11 Februari 2026, Hujan Ringan Hingga Sedang Masih Terjadi
