Ustad Maulana Ceramah Pakai Payung, Pembukaan Slawi Expo Diguyur Hujan

Ustad Maulana tetap berceramah dengan payung saat hujan mengguyur pembukaan Slawi Expo dan Gema Dakwah Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal.
SLAWI, puskapik.com - Hari pertama pembukaan Slawi Expo dalam rangka Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal diguyur hujan, Jumat malam, 22 Mei 2026.
Ustad Muhammad Nur Maulana yang ceramah dalam gema dakwah itu, sempat menggunakan payung untuk berlindung dari air hujan.
Slawi Expo yang digelar di Jalan Gajah Mada, Alun-alun Hanggawana Slawi hingga di lapangan komplek Pemkab Tegal, ramai sejak sore hari. Tidak hanya stand-stand OPD, namun beraneka ragam dari mulai makanan, pakaian, teknologi hingga perbankan.
Baca Juga: BAM DPR RI Dijadwalkan Kunjungi Tegal, Bahas CFN hingga Akses Ibadah
Sebelum menghadiri acara pengajian akbar, Bupati Tegal dan Wakil Bupati Tegal, H Ischak Maulana Rohman-Ahmad Kholid dan sejumlah OPD, keliling di stand-stand yang telah dibangun menarik.
Saat mulai pengajian yang diawali sambutan Sekda Tegal, Amir Makhmud dilanjutkan Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman, turun hujan.
Puluhan Jamaah berhamburan mencari tempat berteduh. Bahkan, panggung tempat duduk para kepala OPD dan tamu undangan lainnya, ditempati para jamaah.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Brebes 23 Mei 2026 Cerah Berawan Sejak Pagi Hujan Ringan Berpotensi Turun Sore Hari
Hujan sempat reda, namun di pertengahan ceramah Ustad Maulana, kembali turun hujan. Jamaah yang berada di depan panggung, semakin berkurang untuk berteduh.
Namun demikian, banyak juga masyarakat yang tetap bertahan dari guyuran hujan.
Mereka menggunakan alas tempat duduk untuk menutupi kepala dan badan. Ustad Maulana juga tetap berceramah, namun menggunakan payung.
"Mudah-mudahan yang kena hujan ini, tetesan-tetesannya menjadi saksi dari hari kemudian," kata Ustad Maulana.
Ustad Maulana yang memiliki kekhasan saat memanggil jamaah, mengakui kehebatan orang-orang Tegal yang masih tetap bertahan mengaji di tengah guyuran hujan.
Pengajian Ustad Maulana yang mengambil tema Bijak Mengelola Harta dan Menguatkan Ukhuwah Melalui Ziswaf (zakat, infak, sedekah dan wakaf) itu, mengakhiri ceramahnya dengan memberikan manfaat sedekah dan ciri-ciri orang yang hidupnya berkah.


