
Tegal Kepung Risiko Banjir, Enam Tanggul Sungai Masuk Status Kritis
Tegal terancam banjir, enam tanggul sungai berstatus kritis. Pemkot desak provinsi segera tangani kerusakan demi cegah dampak lebih luas.

Tegal terancam banjir, enam tanggul sungai berstatus kritis. Pemkot desak provinsi segera tangani kerusakan demi cegah dampak lebih luas.

Desa Pesantren, Pemalang, terendam banjir akibat luapan Sungai Comal. Warga terdampak membutuhkan logistik dan obat-obatan, sementara dapur umum dan koordinasi penanganan sudah dilakukan.

Banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal diduga akibat buruknya drainase. DPRD minta perbaikan sistem saluran air dan penanganan sungai agar banjir tak terus terulang.

Banjir luapan Sungai Keruh Bumiayu merendam jalan dan permukiman Jabal Mina, Desa Adisana, Brebes, usai tanggul jebol diterjang arus deras.

Banjir setinggi 30–60 cm merendam Jalur Pantura di perbatasan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang, sebabkan kemacetan hingga 2 km dan kendaraan mogok.

Longsor lereng Gunung Prau Kendal akibat hujan deras ditangani cepat Pemkab dengan membersihkan alur sungai demi cegah banjir lanjutan.

Banjir parah melanda kawasan perkotaan Pemalang akibat hujan deras; Pemkab siapkan normalisasi sungai, perbaikan drainase, dan edukasi antisipasi sampah.

Musrenbang Kecamatan Bumiayu menetapkan 15 usulan prioritas pembangunan fisik, termasuk tanggul penahan banjir, dengan total kebutuhan anggaran Rp31,4 miliar.

Warga tujuh desa di Adiwerna, Tegal, terus dihantui banjir luapan Sungai Jembangan akibat sedimentasi, penyempitan sungai, dan padatnya bangunan bantaran.

Layanan air bersih PDAM Tirta Baribis Bumiayu mulai pulih pascabanjir Sungai Keruh. Sekitar 80 persen pasokan air ke 7.600 pelanggan kembali normal.