Agung Widyantoro Pastikan Revitalisasi SDN Panggung 5 Tegal

Anggota Komisi X DPR RI Agung Widyantoro pastikan siswa SDN Panggung 5 Tegal segera mendapat ruang kelas layak belajar.
TEGAL, puskapik.com - Anggota Komisi X DPR RI, Agung Widyantoro, memastikan siswa SD Negeri Panggung 5 Kota Tegal akan memiliki ruang kelas yang layak untuk kegiatan belajar mengajar.
Kepastian tersebut disampaikan saat Agung meninjau langsung kondisi dan aktivitas pembelajaran di SDN Panggung 5, Kamis 8 Januari 2026.
Dalam kunjungan itu, Agung didampingi Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal, Arie Prima Setyoko serta Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Solahuddin.
Baca Juga: Tak Punya Ruang Kelas, Siswa SDN Panggung 5 Tegal Belajar di Tempat Parkir
Agung mengaku prihatin melihat kondisi sekolah yang bangunannya telah dirobohkan dan membuat sejumlah siswa harus belajar di kelas darurat.
"Ini adalah potret pendidikan kita, potret anak-anak bangsa kita. Kondisi seperti ini tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut," ujar Agung.
Agung menyampaikan, berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan, bangunan SDN Panggung 5 sudah lama dirobohkan.
Baca Juga: Disdukcapil Batang: Kepemilikan E-KTP Capai 98,92 Persen Sepanjang 2025
Namun usulan pembangunan melalui APBD Kota Tegal belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran.
"Karena itu, sebagai anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Dapil Jateng IX meliputi Tegal, Slawi dan Brebes, saya memiliki keprihatinan sekaligus tekad untuk membantu," tegas Agung.
Tak hanya bangunan, Agung juga menilai kondisi sarana dan prasarana sekolah yang dinilai sudah tidak layak.
Meja belajar yang digunakan siswa masih tergolong lama dan tidak sesuai dengan kebutuhan anak-anak saat ini.
"Yang saya lihat bukan hanya gedungnya yang roboh, tapi sarana prasarananya juga. Meja-meja belajarnya masih model lama, sudah tidak layak. Kalau siswanya besar, mejanya jelas tidak bisa dipakai," ujar Agung.
Baca Juga: Operasi SAR Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditutup
Agung berharap, perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh melalui program revitalisasi sekolah, tidak hanya pada bangunan ruang kelas, tetapi juga mebeler dan fasilitas pendukung lainnya.
"Semoga bisa kita usulkan lewat revitalisasi anggota DPR secara sepaket, baik gedung, mebeler hingga fasilitas lain seperti musala dan perpustakaan," kata Agung.
Politisi Partai Golkar ini juga meminta pihak sekolah dan Dinas Pendidikan untuk mengawal proses pengusulan anggaran dengan serius agar hasil pembangunan nantinya maksimal.
"Saya titip kepada kepala sekolah dan dinas, ketika tahun ini usulannya sudah masuk, tolong dikawal betul-betul supaya hasilnya bagus," ujar Agung.
Terkait nilai anggaran, Agung menegaskan besaran dana akan disesuaikan dengan kebutuhan riil sekolah, bukan sekadar keinginan.
"Kalau yang kita ajukan itu berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan, Insya Allah pemerintah pusat akan membuka mata," ucap pria berkacamata ini.
Agung menambahkan, kondisi serupa masih banyak ditemui di wilayah Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX, khususnya di Kabupaten Brebes.
"Di Brebes masih banyak sekolah yang membutuhkan gedung dan perlengkapan belajar yang harus segera dicukupi," kata Agung.
Menurut Agung, pemenuhan sarana pendidikan merupakan kewajiban negara yang harus diperjuangkan melalui jalur aspirasi maupun mekanisme reguler, dengan memperhatikan skala prioritas.
"Kita tidak bicara soal jumlah, tapi skala kebutuhan. Indonesia ini sangat luas, sehingga harus ada prioritas, tapi pendidikan tetap menjadi hal yang utama," pungkas Agung. **



