BBM Non Subsidi Melonjak Tajam, Warga Tegal Keluhkan Beban Kian Berat

Sabtu, 18 April 2026 | 07.51
Sejumlah kendaraan mengantre untuk mengisi Pertamina Dex di SPBU 44.521.04 Mayjend Sutoyo, Kota Tegal, Sabtu 18 April 2026.
Sejumlah kendaraan mengantre untuk mengisi Pertamina Dex di SPBU 44.521.04 Mayjend Sutoyo, Kota Tegal, Sabtu 18 April 2026.

Kenaikan harga BBM non-subsidi, termasuk Pertamax Turbo dan Dexlite, bikin warga Tegal keluhkan beban ekonomi yang kian berat.

TEGAL, puskapik.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak non subsidi kembali memicu keluhan masyarakat.

Pembaruan tarif yang diumumkan melalui aplikasi MyPertamina pada Sabtu 18 April 2026 menunjukkan lonjakan signifikan pada sejumlah jenis BBM.

Dalam daftar harga terbaru milik PT Pertamina (Persero), Pertamax Turbo mengalami kenaikan cukup drastis dari Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter.

Baca Juga: Ning Nawal Dorong Organisasi Perempuan Jadi Ruang Kreativitas dan Aktualisasi Diri

Kenaikan juga terjadi pada Dexlite yang melonjak dari Rp 14.200 menjadi Rp 23.600 per liter serta Pertamina Dex dari Rp 14.500 menjadi Rp 23.900 per liter.

Sementara itu, harga BBM jenis RON 92 atau Pertamax masih bertahan di angka Rp 12.300 per liter dan belum mengalami perubahan.

Pengguna Pertamina Dex, Desty, mengaku terkejut dengan kenaikan yang dinilai terlalu tinggi dalam waktu singkat.

Baca Juga: Mahasiswa Diajak Jadi Penggerak Kolaborasi Pembangunan di Jawa Tengah

"Awalnya mau isi, tapi ditunda. Begitu lihat sekarang harganya sudah jauh naik, terasa sekali selisihnya," ujar Desty saat ditemui di SPBU 44.521.04 Mayjend Sutoyo, Kota Tegal.

Hal serupa disampaikan Susan, pengguna Pertamax Turbo. Susan menilai kenaikan harga BBM non subsidi cukup mengejutkan dan berpotensi berdampak luas.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait