Demi Keselamatan Penumpang, Sat Lantas Tegal Periksa Kesehatan Kru dan Kelaikan Bus

Sat Lantas Polres Tegal, Dishub, dan Urkes periksa kesehatan kru bus dan kelaikan kendaraan di Terminal Kota Tegal demi keselamatan penumpang.
TEGAL,puskapik.com - Demi memberikan jaminan keselamatan penumpang bus, Sat Lantas Polres Tegal Kota bersama Dinas Perhubungan, dan Urkes, menggelar pemeriksaan kesehatan terhadap kru bus. Mulai dari sopir utama, sopir cadangan, kondektur hingga kernet.
Pemeriksaan yang digelar di Terminal Bus Kota Tegal itu, menurut Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Suyit Munandar, merupakan bagian dari kegiatan Operasi Keselamatan Candi 2026. Kegiatan operasi tahunan itu, digelar selama 14 hari, sejak Senin (2/2) hingga Minggu (15/2).
''Jadi selain kegiatan operasi yang digelar di jalan, kegiatan operasi ini juga akan lebih banyak dengan sosialisasi, juga ada teguran, dan upaya pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Karena itulah, pemeriksaan kesehatan terhadap kru bus, juga salah satu bagian untuk mencegah terhjadinya kecelakaan lalu lintas angkutan penumpang umum,'' terang AKP Suyit Munandar.
Baca Juga: Miris, Siswa Dua SDN di Limbangan Kulon Brebes Belajar Ditengah Banjir
Kondisi kesehatan sopir bus, kata dia, memang menjadi perhatian utamanya sebagai upaya mencegah kecelakaan lalu lintas dan demi keselamatan bersama. Sebab sopir adalah pemegang kendali laju kendaraan, yang membawa dan menanggung keselamatan jiwa penumpang.
Jika sopir bus kondisi kesehatannya prima, tidak kurang tidur, tekanan darahnya normal dan tidak terpengaruh alkohol atau obat-obatan lainnya, maka dapat menjadi salah satu jaminan keselamatan bersama dalam perjalanan.
Hal penting lainnya, yang menjadi perhatian dalam kegiatan ram check adalah, kondisi kendaraan bus. Personel Sat Lantas Polres Tegal Kota dan Dishub, memeriksa secara menyeluruh kondisi bus. Apakah masih laik jalan atau tidak.
Kelengkapan Keselamatan
Pemeriksaan menyeluruh itu, digelar di Terminal Bus Tegal, kemarin. Khusus untuk bus, mulai dari kondisi mesin, klakson, knalpot, wipper, roda, rem, lampu utama dan lampu signal, hingga alat kelengkapan keselamatan lainnya. Mulai dari ketersediaan palu untuk memecah kaca jendela bila terjadi kondisi darurat, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga kota P3K.
Baca Juga: Jateng Prioritaskan Pariwisata & Ekonomi Halal untuk Pembangunan 2027 dan Wisatawan Timur Tengah


