Demi Keselamatan Penumpang, Sat Lantas Tegal Periksa Kesehatan Kru dan Kelaikan Bus

Jumat, 6 Februari 2026 | 17.07
Petugas dari Urkes Polres Tegal Kota saat memeriksa tekanan darah kru bus di Terminal Bus Kota Tegal.
Petugas dari Urkes Polres Tegal Kota saat memeriksa tekanan darah kru bus di Terminal Bus Kota Tegal.

Sat Lantas Polres Tegal, Dishub, dan Urkes periksa kesehatan kru bus dan kelaikan kendaraan di Terminal Kota Tegal demi keselamatan penumpang.

TEGAL,puskapik.com - Demi memberikan jaminan keselamatan penumpang bus, Sat Lantas Polres Tegal Kota bersama Dinas Perhubungan, dan Urkes, menggelar pemeriksaan kesehatan terhadap kru bus. Mulai dari sopir utama, sopir cadangan, kondektur hingga kernet.

Pemeriksaan yang digelar di Terminal Bus Kota Tegal itu, menurut Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Suyit Munandar, merupakan bagian dari kegiatan Operasi Keselamatan Candi 2026. Kegiatan operasi tahunan itu, digelar selama 14 hari, sejak Senin (2/2) hingga Minggu (15/2).

''Jadi selain kegiatan operasi yang digelar di jalan, kegiatan operasi ini juga akan lebih banyak dengan sosialisasi, juga ada teguran, dan upaya pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Karena itulah, pemeriksaan kesehatan terhadap kru bus, juga salah satu bagian untuk mencegah terhjadinya kecelakaan lalu lintas angkutan penumpang umum,'' terang AKP Suyit Munandar.

Baca Juga: Miris, Siswa Dua SDN di Limbangan Kulon Brebes Belajar Ditengah Banjir

Kondisi kesehatan sopir bus, kata dia, memang menjadi perhatian utamanya sebagai upaya mencegah kecelakaan lalu lintas dan demi keselamatan bersama. Sebab sopir adalah pemegang kendali laju kendaraan, yang membawa dan menanggung keselamatan jiwa penumpang.

Jika sopir bus kondisi kesehatannya prima, tidak kurang tidur, tekanan darahnya normal dan tidak terpengaruh alkohol atau obat-obatan lainnya, maka dapat menjadi salah satu jaminan keselamatan bersama dalam perjalanan.

Hal penting lainnya, yang menjadi perhatian dalam kegiatan ram check adalah, kondisi kendaraan bus. Personel Sat Lantas Polres Tegal Kota dan Dishub, memeriksa secara menyeluruh kondisi bus. Apakah masih laik jalan atau tidak.

Kelengkapan Keselamatan

Pemeriksaan menyeluruh itu, digelar di Terminal Bus Tegal, kemarin. Khusus untuk bus, mulai dari kondisi mesin, klakson, knalpot, wipper, roda, rem, lampu utama dan lampu signal, hingga alat kelengkapan keselamatan lainnya. Mulai dari ketersediaan palu untuk memecah kaca jendela bila terjadi kondisi darurat, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga kota P3K.

Baca Juga: Jateng Prioritaskan Pariwisata & Ekonomi Halal untuk Pembangunan 2027 dan Wisatawan Timur Tengah

''Intinya kami menggelar kegiatan Ram Check, atau pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan bus. Ini masuk kegiatan Operasi Keselamatan Candi 2026, dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, yang biasa digelar menjelang arus mudik hingga arus balik lebaran,'' terang AKP Suyit Munandar.

Dia mengatakan, kegiatan operasi itu, menyasar seluruh pengendara. Mulai pengendara sepeda motor, pikap, angkot, mikrobus, minibus, truk hingga bus. Apalagi saat sekarang, kata dia, masih sering terjadi cuaca ekstrem. Seperti turun hujan deras disertai petir dan angin kencang. Kondisi jalan seperti di Jalan Tol, kerap dipenuhi genangan air. Karena itulah, seperti angkutan umum penumpang bus AKAP dan AKDP maupun bus pariwisata, mendapat perhatian khusus.

Berkait kondisi cuaca yang kerap kurang bersahabat, lanjut dia, pemeriksaan banyak berfokus pada kondisi roda. Jangan sampai roda atau ban bus yang tidak layak seperti terlihat gundul atau mulus, tetap dipaksakan untuk beroperasi.

Selain itu, fungsi pengereman juga menjadi perhatian. Apakah masih berfungsi normal sesuai standar, atau harus segera dilakukan perbaikan, maupun penggantian komponen. ''Kami juga mengingatkan ke sopir dan krunya, jaga kecepatan kendaraan bus. Jangan sampai melakukan pengereman mendadak dalam kondisi jalan licin apalagi ada genangan air. Karena roda ada selip, dan kendaraan tergelincir,'' terang AKP Suyit Munandar.

Artikel Terkait