Heritage Tegal Jadi Magnet, Ribuan Onthelis Ramaikan Tejon Seri 3
Minggu, 16 November 2025 | 16.48

TEGAL, puskapik.com - Ribuan pecinta sepeda tua mengikuti gowes jelajah sejarah yang dikemas dalam acara Temu Jakwir Onthelis Nusantara (Tejon) seri 3 di Kota Tegal, Minggu pagi 16 November 2025. Pese...
TEGAL, puskapik.com - Ribuan pecinta sepeda tua mengikuti gowes jelajah sejarah yang dikemas dalam acara Temu Jakwir Onthelis Nusantara (Tejon) seri 3 di Kota Tegal, Minggu pagi 16 November 2025.
Peserta dilepas secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, didampingi Ketua Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Kota Tegal, Sutari di Gerbang Balai Kota Tegal.
Para onthelis menjelajahi tempat dan bangunan-bangunan tua bersejarah di Kota Bahari dengan rute sepanjang 15 kilometer.
Dalam sambutannya, Tazkiyyatul mengapresiasi Kosti Kota Tegal yang telah menginisiasi kegiatan luar biasa tersebut.
“Acara ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi antar onthelis dari seluruh nusantara dan luar negeri, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kota Tegal melalui wisata heritage,” ujar Mba Iin, sapaan akrab wakil wali kota Tegal.
Menurut Mba Iin, sepeda tua bukan sekadar alat transportasi, tetapi saksi perjalanan bangsa, simbol perjuangan, simbol kesederhanaan dan sekaligus simbol kegembiraan.
“Melalui komunitas onthel, kita diingatkan bahwa melestarikan warisan bukan hanya tentang bangunan atau benda bersejarah, tetapi juga tentang gaya hidup, solidaritas dan semangat kebersamaan,” kata Mba Iin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal, Irkar Yuswan Apendi menyebut bahwa Tejon seri 3 menjadi bukti nyata bahwa pariwisata dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan.
Para onthelis yang hadir dari berbagai kota telah ikut mempromosikan Tegal, menggerakkan ekonomi kreatif serta menghidupkan kembali kawasan heritage yang menjadi ciri khas Kota Bahari.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong berbagai kegiatan kreatif, budaya dan komunitas yang mampu mengangkat potensi Kota Tegal,” ucap Irkar.
Irkar berharap, melalui acara tersebut, jejaring antar komunitas semakin kuat, kreativitas semakin berkembang dan Kota Tegal semakin dikenal sebagai kota yang ramah komunitas, ramah sepeda dan kaya warisan sejarah.
Sementara itu, Ketua Kosti Kota Tegal, Sutari, menyebut bahwa untuk menarik perhatian peserta Tejon seri 3, panitia membangun sebuah menara bambu unik.
Menara tersebut dihiasi berbagai sepeda tua dan ornamen anak-anak mulai dari bagian bawah hingga puncak sebagai simbol perjalanan sejarah onthel.
Selain itu, panitia juga menggelar lomba video pendek bekerja sama dengan Suara Merdeka Network (SMN) Pantura dan puskapik.com.
Langkah ini menjadi inovasi sekaligus cara mengabadikan momen bersejarah kegiatan gowes jelajah sejarah di Kota Tegal.
“Terima kasih kepada panitia, Pemkot Tegal, SMN Pantura dan puskapik.com, sebagai media partner yang ikut memberikan semangat gotong royong dengan hobi kita terhadap sepeda klasik yang penuh nilai sejarah,” jelas Sutari.
Melalui gelaran Tejon seri 3 ini, Sutari berharap semangat komunitas onthel terus terjaga dan Kota Tegal semakin dikenal sebagai kota yang ramah komunitas, ramah sepeda serta kaya warisan sejarah. **
Artikel Terkait

Bulog Tegal Pastikan Stok Beras dan Minyakita Nasional Aman Jelang Lebaran

Tempuh 34 Km, Ini Cerita Umi asal Margasari Demi Tukarkan Uang Lebaran di "Serambi" BI Tegal

MPS Indonesia Kembali Berbagi Takjil Tahap II di Tegal
