Jangan Sampai Keliru! Ini Panduan Lengkap Niat Sholat Idul Adha (Arab-Latin) dan Tata Caranya

Selasa, 26 Mei 2026 | 13.27 WIB
Ilustrasi Sholat Idul Adha
Ilustrasi Sholat Idul Adha

Panduan Sholat Idul Adha 1447 H: Lengkap Bacaan Niat, Jumlah Takbir Tambahan, dan Amalan Sunnah agar Ibadah Hari Raya Lebih Khusyuk dan Sempurna.

TEGAL, puskapik.com - Gema takbir sebentar lagi akan berkumandang, menandakan Hari Raya Idul Adha segera tiba. Selain momentum penyembelihan hewan kurban, Sholat Idul Adha menjadi ibadah utama yang paling dinantikan umat Muslim untuk meraih pahala di hari yang mulia ini.

​Mengingat ibadah ini hanya terjadi setahun sekali, tidak jarang ada jemaah yang lupa atau ragu mengenai bacaan niat serta jumlah takbirnya. Agar ibadah Anda berjalan khusyuk dan sah secara syariat, yuk segarkan kembali ingatan kita melalui panduan lengkap di bawah ini!

​Hukum Sholat Idul Adha

Baca Juga: Perhutani KPH Pekalongan Barat Salurkan TJSL Hewan Kurban untuk Masjid Baiturrohman di Slawi

​Sholat Idul Adha hukumnya sunnah muakkadah, artinya ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan ditekankan bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, dalam kondisi menetap (mukim) maupun sedang dalam perjalanan (musafir).

​Ibadah ini dikerjakan sebanyak dua rakaat secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka, dimulai sejak matahari terbit hingga sebelum masuk waktu dhuhur.

​Bacaan Niat Sholat Idul Adha Lengkap

​Niat sejatinya dilafalkan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Namun, melafazkannya secara lisan sebelum sholat sangat dianjurkan oleh mayoritas ulama demi memantapkan hati.

Baca Juga: Harga Emas UBS Hari Ini Turun Tipis, Cek Rincian Lengkap per Gram

​Berikut adalah detail bacaan Arab, Latin, dan artinya sesuai dengan posisi Anda:

​1. Niat Sebagai Makmum (Ikut Berjamaah)

​Jika Anda mengikuti sholat berjamaah di masjid atau lapangan sebagai makmum:

​اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

​Latin: Ushalli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'ala.

​Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

​2. Niat Sebagai Imam

​Bagi Anda yang ditunjuk untuk memimpin sholat berjamaah:

​اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا لِلهِ تَعَالَى

​Latin: Ushalli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini mustaqbilal qiblati imaman lillahi ta'ala.

​Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta'ala."

​3. Niat Sholat Sendiri (Munfarid)

​Jika karena alasan syar'i (seperti sakit) Anda terpaksa melaksanakannya sendiri di rumah:

​اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى

​Latin: Ushalli sunnatan li 'Idil Adha rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala.

​Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta'ala."

​Aturan Takbir Tambahan yang Sering Terlupa

​Perbedaan paling mencolok antara sholat Id dan sholat biasa terletak pada jumlah takbir tambahan (takbir zawaid) di luar takbiratul ihram:

​Rakaat Pertama: Setelah takbiratul ihram dan membaca doa iftitah, imam dan makmum melakukan 7 kali takbir tambahan.

​Rakaat Kedua: Setelah bangkit dari sujud rakaat pertama, jemaah melakukan 5 kali takbir tambahan sebelum membaca surat Al-Fatihah.

​Tips Singkat: Di antara jeda takbir tersebut, disunnahkan membaca kalimat tasbih:

“Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.”

4 Amalan Sunnah Sebelum Berangkat Sholat Agarr pahala Anda makin melimpah

jangan lewatkan amalan-amalan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW sebelum menuju tempat sholat:

​Mandi sunnah Idul Adha dan memakai wewangian yang terbaik. ​Mengenakan pakaian terbaik dan paling bersih yang dimiliki. ​Disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu sejak terbit fajar sampai selesai sholat Idul Adha (berbeda dengan Idul Fitri yang disunnahkan makan dulu).

Mengambil jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari tempat sholat. ​Setelah sholat selesai, jemaah juga diimbau untuk tetap tertib mendengarkan khutbah sampai selesai sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah hari raya. Selamat menyambut Hari Raya Idul Adha!

Artikel Terkait