Krisis Air Bersih Meluas, DPUPR Kota Tegal Kerahkan Dua Truk Tangki

Krisis air bersih meluas di Kota Tegal, DPUPR kerahkan dua truk tangki berkapasitas 8.000 liter untuk pasok kebutuhan warga terdampak di sejumlah kecamatan.
TEGAL, puskapik.com - Krisis air bersih di Kota Tegal, Jawa Tengah, semakin meluas. Jika sebelumnya terjadi di Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, kini kondisi serupa juga dirasakan warga di Kecamatan Margadana, Tegal Selatan hingga Tegal Timur.
Untuk memasok kebutuhan air bersih warga, Pemerintah Kota Tegal mengerahkan armada truk tangki dari Bidang PSDA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR.
Plt Kepala DPUPR Kota Tegal, Heru Prasetya mengatakan, dua truk tangki berkapasitas masing-masing 8.000 liter mulai didistribusikan sejak Senin 16 Februari 2026.
Baca Juga: Warga Muarareja Tegal Rela Kehujanan Demi Air Bersih
“Ada dua tim yang mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah,” ujar Heru saat dihubungi puskapik.com, Selasa 17 Februari 2026.
Tim pertama menyalurkan air bersih ke Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, serta RW 13 Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur pada Senin kemarin.
Sementara tim kedua mendistribusikan air ke Kelurahan Bandung dan Debong Kidul, Kecamatan Tegal Selatan hingga malam hari.
Heru menambahkan, pada Selasa ini tim pertama kembali bergerak ke RW 1 Kelurahan Sumurpanggang dan RW 3 Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana.
Sedangkan tim kedua, sekitar pukul 12.10 WIB, menyalurkan bantuan air bersih ke Kelurahan Tunon dan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan.
Koordinator Lapangan Tim Tangki Bidang PSDA DPUPR Kota Tegal, Achmad S menjelaskan, mekanisme permintaan bantuan air bersih dapat diajukan melalui RT atau RW setempat, kemudian dilaporkan kepada Lurah dan Camat.


