LSM Cordova Tegal Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggotanya

LSM Cordova Tegal desak polisi segera tuntaskan kasus dugaan pengeroyokan anggotanya, tuntut kejelasan hukum dan penetapan tersangka tanpa menunggu viral.
TEGAL, puskapik.com - Ratusan anggota LSM Cordova Kabupaten dan Kota Tegal, menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan kasus pengeroyokan, penyekapan dan penculikan terhadap salah satu anggotanya.
Aksi yang berlangsung tertib di markas komando Cordova, Kelurahan Muarareja, Kota Tegal, Jumat 27 Maret 2026, menjadi bentuk desakan kepada aparat penegak hukum agar segera menuntaskan kasus tersebut.
Massa menilai, saksi, bukti dan kronologi kejadian sudah cukup jelas, sehingga diperlukan langkah konkret dari kepolisian.
Baca Juga: Dilepas Gubernur Ahmad Luthfi, 21.975 Warga Nikmati Balik Rantau Gratis Jateng
Ketua KSM Cordova Tegal Barat, Dodi Gajah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan untuk memicu keributan, melainkan murni memperjuangkan keadilan bagi korban.
Dodi menyatakan seluruh anggota tetap menghormati proses hukum dan memilih jalur damai.
"Kami datang dengan damai dan menghormati hukum. Berbeda dengan tindakan para pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan," ujar Dodi.
Meski demikian, Dodi mengingatkan bahwa pihaknya telah menahan diri dan mengikuti prosedur hukum.
Namun, apabila penanganan kasus dinilai lambat atau mandek, tidak menutup kemungkinan LSM Cordova akan mengerahkan massa lebih besar untuk menggelar aksi lanjutan.


