Pelabuhan Tegal Dipadati Kapal, Pencegahan Kebakaran Diperketat

Kamis, 8 Januari 2026 | 17.54
Aktivitas nelayan membongkar hasil tangkapan di Pelabuhan Perikanan Nusantara atau PPN Tegalsari, Kamis 8 Januari 2026.
Aktivitas nelayan membongkar hasil tangkapan di Pelabuhan Perikanan Nusantara atau PPN Tegalsari, Kamis 8 Januari 2026.

Pelabuhan Tegal dipadati lebih dari 150 kapal, KSOP memperketat pengawasan dan patroli guna mencegah risiko kebakaran kapal.

TEGAL, puskapik.com - Padatnya ratusan kapal yang bersandar di kolam Pelabuhan Kawasan Tegal menjadi perhatian serius Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Kelas IV Tegal.

Untuk mengantisipasi potensi kebakaran kapal, KSOP memperketat pengawasan dan langkah pencegahan, terutama di tengah cuaca dan aktivitas pelabuhan yang masih cukup tinggi.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas IV Tegal, Dwi Yudha Maulana mengatakan, upaya pencegahan kebakaran telah dilakukan sejak pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru atau Nataru yang berlangsung dari 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Baca Juga: Jalan Cinanas-Pruwatan Brebes Ambles Sepanjang 35 Meter, Kendaraan Kesulitan Lewat

"Selama posko berjalan, Alhamdulillah situasi pelabuhan aman dan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol, hanya gangguan kecil seperti kapal macet, tapi tidak sampai berdampak serius," ujar Yudha.

Menurut Yudha, Posko Nataru melibatkan berbagai unsur maritim, TNI dan Polri untuk menjaga kondusifitas Pelabuhan Kawasan Tegal maupun Pelabuhan Perikanan Nusantara atau PPN Tegalsari.

Posko tersebut resmi ditutup pada Kamis, 8 Januari 2026, namun pengawasan tetap berjalan.

"Walaupun posko sudah ditutup, kegiatan patroli dan pengawasan tetap dilakukan. Apalagi sekarang ini kapal yang sandar jumlahnya banyak, lebih dari 150 unit," jelas Yudha.

Yudha menambahkan, KSOP Tegal mulai bersiap menghadapi agenda berikutnya, yakni pendirian Posko Lebaran sekitar satu setengah bulan ke depan.

Sejumlah langkah awal sudah disiapkan, termasuk rencana rapat koordinasi bersama instansi, lembaga dan stakeholder pelabuhan.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait