Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rudi Indrayani: Harga Mati Kembalikan Fungsi Hutan Lindung

Wakil Ketua DPRD Tegal Rudi Indrayani menanam pohon di lereng Gunung Slamet, Guci, Bumijawa, upaya pulihkan hutan lindung.
SLAWI, puskapik.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rudi Indrayani menegaskan banjir bandang di Sungai Gung wilayah wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, harus disikapi dengan tegas.
Pasalnya, jika tidak segera ditangani secara serius, maka akan menimbulkan bencana yang lebih besar.
"Harga mati kembalikan fungsi hutan lindung yang saat ini dijadikan lahan sayuran," kata Rudi saat dihubungi Senin 26 Januari 2026.
Baca Juga: Wakil Gubernur Jateng Sambangi Pengungsi Bencana Banjir Bandang Pemalang
Rudi mengatakan, bencana banjir di Sungai Gung Guci sebuah peringatan alam. Hutan di lereng Gunung Slamet telah alih fungsi menjadi lahan pertanian sayur.
Luasnya cukup besar mencapai puluhan hektare di wilayah Kabupaten Tegal. Kendati telah sejumlah pihak melakukan menanam pohon, namun kondisi itu harus dilakukan pengawasan ketat.
"Jika setelah ditanam dicabuti lagi, maka percuma ada penanaman pohon. Makanya, pengawasan harus diperketat," ujar Rudi yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tegal itu.
Baca Juga: Retribusi Masuk Kawasan Guci Dibebaskan Selama Seminggu , Kepala Disporapar: Guci Minus Air Panas
Rudi menuturkan, DPC Partai Gerindra Kabupaten Tegal juga telah berupaya melakukan penanaman pohon di lereng Gunung Slamet, baru-baru ini. Upaya itu diharapkan sedikit mengurangi risiko kerusakan hutan.
Gerindra menanam sekitar 3000 pohon kopi, dan pohon-pohon keras di lereng Gunung Slamet yang masih gundul. Namun, pohon-pohon tersebut akan tumbuh besar sekitar 5-10 tahun.
Artikel Terkait

Stok Darah PMI Kabupaten Tegal 30 Januari 2026, Stok Golongan Darah B Melimpah

Prakiraan Cuaca Kota Tegal Hari Ini Jumat 30 Januari 2026, Berawan Tebal hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Wisata Guci Tegal Hari Ini 30 Januari 2026, Waspada Hujan Pukul 10.00 Hingga Pukul 16.00 WIB
