Asal Usul Telaga Ranjeng Brebes, Tempat Pemandian Tokoh Kerajaan Jawa Yang Dikeramatkan

Selasa, 23 Desember 2025 | 16.23
puskapik

BREBES, puskapik.com - Telaga Ranjeng yang berada di Kaki Gunung Slamet, selama ini di kenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Brebes. Lokasinya di Desa Pandansari, Kecamatan Paguy...

BREBES, puskapik.com - Telaga Ranjeng yang berada di Kaki Gunung Slamet, selama ini di kenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Brebes. Lokasinya di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah. Selain menjadi tujuan wisata, telaga ini juga masuk dalam cagar alam bersejarah yang unik. Ini karena dihuni ribuan ikan lele keramat dan memiliki mitos kuat. Masyarakat percaya jika siapa pun yang mengganggu ikan di Telaga Ranjeng akan mendapat musibah. Lalu bagaimana asal usul Telaga yang di kelilingi hutan pinus ini? Telaga Ranjeng ini hingga saat ini masih banyak menyimpan misteri. Jenis ikan yang tiba tiba berubah dari Ikan Lele ke Ikan Mas. Kedalaman dasar telaga yang sampai ini belum di ketahui, hingga sejak kapan pertama muncul telaga ini. Dari berbagai catatan dan mitos warga sekitar, Telega Ranjeng ini di zaman dulunya merupakan tempat mandi para tokoh kerajaan Jawa. Hingga akhirnya, pada zaman penjajahan Belanda, telaga ini di temukan oleh seorang Belanda. Bahkan, sudah zaman Belanda Telaga Ranjeng di tetapkan sebagai cagar alam. Yakni, berdasarkan Besluit Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 25 tanggal 11 Januari 1925, seluas 48,5 hektar. Kemudian, setelah Indonesia merdeka, penetapan cagar alam ini diperkuat dengan SK Menteri Kehutanan tahun 2004. Penunggu Gaib Kepercayaan dan mitos sejumlah orang datang ke Telaga Ranjeng untuk mencari berkah. Mereka biasanya membawa sajian berupa kemenyan dan kembang tujuh rupa. Sejumlah orang meyakini air dari Telaga Ranjeng dapat melindungi sawah dari hama dan menyuburkan tanah. Masyarakat sekitar juga percaya adanya mitos tentang sosok Mbah Ranjeng, yang berkaitan dengan asal-usul telaga di Brebes itu. Konon, di tengah telaga terdapat istana gaib yang megah. Istana itu di huni oleh Mbah Ranjeng beserta ribuaan pengawal yang bertugas menjaga Desa Pandansari. Keberadaannya di yakini dapat memberikan isyarat datangnya berkah atau musibah di desa tersebut. Konon, sosok gaib itulah yang membuat telaga di Brebes itu di beri nama Telaga Ranjeng. Misteri lainnya di Telaga Ranjeng ini, berkaitan keberadaan ikan keramat. Konon, masyarakat meyakini ikan yang berada di telaga ini sering berganti dengan sendirinya. Dalam waktu tertentu, ikan yang menghuni telaga itu berupa ikan mas. Namun saat waktu berganti bisa berubah menjadi ikan lele. Menurut sang juru kunci, ikan pertama yang menghuni Telaga Ranjeng adalah ikan wader. Seiring berjaalannya waktu, wader itu menghilang berganti dengan lele. Kemudian berganti lagi menjadi ikan mas. Sampai saat ini belum ada penjelasan ilmiah yang bisa menjelaskan pergantian ikan di sana. Meski demikian, sejumlah orang mengaitkan fenomena tersebut dengan kisah misteri dan mitos tentang asal-usul Telaga Ranjeng Brebes ini. Daya Tarik Wisata Terlepas dari asal usulnya yang penuh misteri, Telaga Ranjeng hingga saat ini menjadi destinasi wisata di Brebes. Selain suasananya asri, pengunjung juga bisa memberi makan ikan-ikan di telaga ini yang jinak dengan roti. Makana ikan ini dijual di lokasi, menciptakan interaksi unik. Tak hanya itu, lokasi Talaga Ranjeng yang di kelilingi hutan pinus dan damar, membuat suasanya nyaman. Saat musim liburan seperti sekarang, mungkin Telaga Ranjeng bisa menjadi pilihan tempat wisata bersama keluarga. **

Artikel Terkait