Kalender Jawa Weton Hari Ini 25 Februari 2026, 4 Hari Naas Rabu Pon

Rabu, 25 Februari 2026 | 10.25
Ilustrasi weton rabu pon
Ilustrasi weton rabu pon

Weton Rabu Pon 25 Februari 2026 punya 4 hari naas menurut Primbon Jawa. Kenali karakter, pantangan, dan tips agar hidup tetap harmonis dan sukses.

SLAWI, puskapik.com - Semua hari diciptakan baik untuk manusia. Namun, dalam kalender Jawa untuk weton seseorang memiliki hari naas. Seperti weton Rabu Pon yang jatuh hari ini, 25 Februari 2026 memiliki sedikitnya 4 hari naas.

Dalam budaya masyarakat Jawa, weton atau hari lahir seseorang diyakini berpengaruh besar terhadap karakter, jalan hidup, hingga kecocokan dalam hubungan asmara maupun karier. Dalam ilmu titen orang Jawa, weton juga memiliki hari naas.

Salah satu weton yang cukup menarik untuk dibahas adalah Rabu Pon, yang menurut Primbon Jawa memiliki banyak keunikan sekaligus tantangan dalam hidupnya.

Artikel yang dilansir dari suarajawatengah, mengulas karakter orang yang lahir pada weton Rabu Pon, hari-hari naas yang perlu dihindari, serta berbagai tips agar mereka bisa menjalani hidup yang lebih harmonis dan sukses.

1. Makna Neptu Weton Rabu Pon

Dalam perhitungan Jawa, Rabu Pon memiliki nilai neptu 14. Nilai ini diperoleh dari penjumlahan angka hari Rabu (7) dan pasaran Pon (7). Neptu ini menjadi dasar dalam menghitung kecocokan jodoh, hari baik, dan juga peruntungan seseorang.

Berdasarkan primbon, orang dengan neptu 14 memiliki sifat dan watak khusus yang membedakan mereka dari weton lainnya.

Weton Rabu Pon dikenal dengan falsafah "Lakuning Rembulan", yang menggambarkan seseorang yang kehadirannya menenangkan, menyejukkan, dan mampu membawa kedamaian di tengah lingkungannya, layaknya sinar bulan di malam hari.

2. Karakteristik Orang dengan Weton Rabu Pon

Secara umum, orang yang lahir pada hari Rabu Pon dikenal memiliki sifat yang ramah, sopan, dan memiliki empati tinggi. Mereka mudah bergaul, cenderung pendiam namun penuh perhitungan, serta disenangi oleh banyak orang. Karakter ini menjadikan mereka cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan interaksi sosial tinggi seperti guru, konselor, atau pemimpin komunitas.

Halaman 1 dari 4

Artikel Terkait