Mengenal Sosok Istri Ki Gede Sebayu, Raden Ayu Buyut Emas

Mengenal Raden Ayu Buyut Emas, istri Ki Gede Sebayu, sosok cantik hati dan batin yang mendampingi pendiri Tegal dalam membangun bendungan Danawarih.
SLAWI, puskapik.com - Ki Gede Sebayu, tokoh pendiri Kabupaten Tegal ini sudah dikenal masyarakat luas. Namun, banyak yang belum mengetahui sosok istri dari Ki Gede Sebayu, Raden Ayu Buyut Emas atau nama aslinya, Raden Ayu Saadah. Seperti apa sosok Nyai Saadah?
Makam Ki Gede Sebayu yang berada di tepi Sungai Gung wilayah Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, berdiri megah dengan pengelolaan dari Pemerintah Kabupaten Tegal dan Kota Tegal.
Makam pendiri Tegal yang membangun bendungan Danawarih yang tak jauh dari makam Ki Gede Sebayu, terdapat makam kecil yang juga telah diperindah di sebelah timur makam utama Ki Gede Sebayu.
Baca Juga: Weton Hari Ini 21 Februari 2026, Sabtu Wage Cocok untuk Laku Spiritual
Makam istri Ki Gede Sebayu, Raden Ayu Buyut Emas dibuat terpisah, namun masih dalam satu kawasan makam Ki Gede Sebayu. Makam Raden Ayu Buyut Emas juga telah dibuat nisan baru dan di kotak tersendiri.
Di makan ini, telah terpasang tulisan Raden Ayu Saadah atau dengan gelar bangsawan, Raden Ayu Buyut Emas. Banyak juga peziarah yang bertawasul dan mendoakan istri dari Ki Gede Sebayu ini.
Kebesaran nama Ki Gede Sebayu yang awalnya diutus menjadi juru demung di tlatah Tegal, tak lepas dari seorang perempuan yang dipercaya berparas cantik ini.
Tak hanya cantik secara lahiriyah, tapi cantik secara batin. Orang sekarang mengenal dengan istilah inner beauty yang artinya kecantikan batin yang terpancar dari karakter, kepribadian, dan hati seseorang.
Raden Ayu Buyut Emas tak banyak dikupas kenapa nama itu disematkan kepada istri dari Ki Gede Sebayu. Secara filosofis, emas melampaui makna material sebagai logam mulia atau alat tukar. Emas dianggap sebagai simbol kesempurnaan, keabadian, dan kemurnian tertinggi.
"Tidak ada literasi atau artefak yang ditemukan. Jadi, belum ada yang tahu kapan Raden Ayu Buyut Emas meninggal," kata Ketua Lembaga Pengurus Makam Ki Gede Sebayu, H Akhmad Zaeni saat ditemui, Jumat 20 Februari 2026.


