Wisatawan Mulai Padati PAI Tegal, Disporapar Siapkan Tikar hingga Payung Tenda Gratis

Kamis, 25 Desember 2025 | 18.45

TEGAL, puskapik.com - Momen libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru mulai dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Obyek Wisata Pantai Alam Indah atau PAI Kota Tegal pun mulai dipadati pengunjung pada ...

TEGAL, puskapik.com - Momen libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru mulai dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Obyek Wisata Pantai Alam Indah atau PAI Kota Tegal pun mulai dipadati pengunjung pada Kamis, 25 Desember 2025. Pantauan puskapik.com di lokasi, arus wisatawan mulai meningkat sejak siang hari. Sejumlah kendaraan berpelat luar daerah tampak memasuki kawasan wisata andalan Kota Tegal tersebut. Kabid Pariwisata Disporapar Kota Tegal, Dian Eka K mengatakan, peningkatan jumlah pengunjung diperkirakan masih akan terus terjadi setelah perayaan Natal. Bahkan, Dian memprediksi puncak kunjungan terjadi pada awal Januari 2026. "Berdasarkan data statistik dua tahun terakhir, puncak kedatangan wisatawan biasanya terjadi pada 1 Januari," ujar Dian. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung sekaligus mencegah antrean panjang di loket masuk, pengelola akan menerapkan rekayasa lalu lintas pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Rekayasa dilakukan dengan memisahkan jalur kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat atau lebih. Selain itu, Disporapar juga menyiagakan tiga posko yang dijaga petugas gabungan, mulai dari tenaga harian lepas atau THL, satpam hingga petugas yang memahami kondisi lapangan. "Kami tempatkan petugas yang memang tahu kondisi, terutama untuk membantu pengaturan parkir dan mengantisipasi potensi konflik, baik antar pedagang maupun dengan pengunjung," jelas Dian. Sebagai bentuk pelayanan, Disporapar Kota Tegal juga menyediakan sejumlah fasilitas gratis bagi wisatawan, seperti tikar, payung tenda hingga akses wifi. Pengunjung yang ingin meminjam tikar cukup menitipkan kartu identitas, seperti KTP. Meski demikian, pengunjung juga diperbolehkan menyewa tikar dari pedagang setempat. Sebanyak 25 unit payung tenda disebar di sisi Timur dan Barat kawasan PAI. Sementara fasilitas wifi dapat diakses di area tengah serta sisi Timur, tepatnya di sekitar dermaga apung. "Payung tenda dan tikar semuanya gratis. Pengunjung boleh pesan makanan di pedagang, duduknya di fasilitas payung tenda. Yang penting dikembalikan dalam kondisi utuh," kata Dian. Di dalam kawasan wisata, para pedagang kaki lima tetap diperbolehkan berjualan di titik-titik tertentu yang telah diatur, sehingga tidak menimbulkan gesekan dengan pedagang yang tergabung dalam Pokdarwis. Selain pengamanan dan pelayanan wisata, posko kesehatan juga disiagakan bersama Ambulans PSC 119 hingga 4 Januari 2026. Dian pun mengimbau pengunjung agar mematuhi rambu dan imbauan keselamatan yang telah dipasang. "Kami sudah memasang rambu dan bendera batas berenang. Kami harap pengunjung bisa memperhatikan demi keselamatan bersama," ujar Dian. Tiga posko kecil juga disiagakan di beberapa titik dengan jumlah petugas masing-masing 4, 3, dan 3 orang, di luar Pos Pengamanan Terpadu. Pantai Alam Indah sendiri buka mulai pukul 05.30 hingga 21.00 WIB. Khusus malam pergantian tahun pada 31 Desember, jam operasional akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Selain PAI, sejumlah destinasi wisata pantai lain di Kota Tegal seperti Pantai Pulo Kodok, Pulo Komodo dan Pantai Batamsari atau Kokoba juga terpantau ramai dan bisa menjadi alternatif pilihan wisata. "Jika PAI dengan tarif Rp 10 ribu dan Rp 5 ribu dianggap masih mahal, masyarakat bisa berkunjung ke Kokoba," ucap Dian. Dian menambahkan, sepanjang tahun 2025 jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Tegal mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. "Total kunjungan wisatawan sepanjang 2025 lebih tinggi sekitar 15 persen dibanding 2024," ungkap Dian. Lonjakan terbesar masih didominasi pada momen libur Lebaran. Pada musim libur Lebaran 2025, Pantai Alam Indah tercatat menerima sekitar 98 ribu pengunjung. Sementara pada libur Natal, jumlah pengunjung berada di kisaran 5 ribu orang. "Libur Lebaran masih menjadi penyumbang terbesar jumlah wisatawan," pungkas Dian. **

Artikel Terkait