SPMB 2026 di Batang, Sistem Online Berlaku untuk SD dan SMP, Cara Mendaftar Lebih Mudah Bisa dari Rumah

Jumat, 29 Mei 2026 | 13.20
Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro.
Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro.

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) kini memakai sistem digital yang jauh lebih mudah

BATANG, puskapik.com - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Batang kini memakai sistem online.

Kalau pada tahun sebelumnya pendaftaran online hanya berlaku untuk tingkat menengah pertama (SMP), kini juga merambah SD.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menjelaskan, pihaknya telah melakukan persiapan SPMB tahun 2026 ini.

Baca Juga: Ini Jadwal SPMB Online di Brebes, dan Cara Mendaftarnya

"Jajaran Disdikbud Batang sudah melakukan penandatanganan pakta integritas dari Bupati, Forkopimda, kemudian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” katanya saat ditemui di Kantornya Jumat 29 Mei 2026.

Seluruh kesiapan teknis, baik untuk tingkat SD maupun SMP, sudah dilaksanakan.

Transformasi sistem daring pada tingkat SD dalam pelaksanaan SPMB kali ini dijadwalkan akan dibuka serentak pada pertengahan Juni 2026.

"Tahun ini persiapan sudah matang, baik tingkat SD maupun SMP. Dan yang terbaru tahun ini SD online, kalau SMP online sudah tahun keempat,” jelasnya.

Dengan berlakunya sistem baru itu orang tua tidak perlu lagi mengantre sejak pagi di sekolah tujuan.

Baca Juga: Merawat Akar Budaya, Lesbumi PBNU dan Tokoh Pekalongan Bedah Pondasi Pemajuan Daerah

Proses pendaftaran sepenuhnya bisa diakses secara mandiri menggunakan perangkat pribadi dari rumah masing-masing.

"Orang tua calon siswa mendaftar secara online, bisa langsung dari masing-masing, Hp, laptop dari kantor, rumah, atau dimana saja,"tandasnya.

Sedangkan masyarakat yang memiliki keterbatasan gawai atau akses internet pihak sekolah tidak akan lepas tangan.

"Kami menginstruksikan setiap sekolah pilihan untuk menyediakan fasilitas bantuan. Apabila tidak mempunyai fasilitas itu, di sekolah yang mau dituju sudah disiapkan perangkat,"ujarnya.

Dikatakan oleh Bambang, batas usia minimal masuk SD, prioritas utama tetap diberikan kepada calon siswa yang telah menginjak usia 7 tahun.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait