SPMB 2026 di Batang, Sistem Online Berlaku untuk SD dan SMP, Cara Mendaftar Lebih Mudah Bisa dari Rumah

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) kini memakai sistem digital yang jauh lebih mudah
BATANG, puskapik.com - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Batang kini memakai sistem online.
Kalau pada tahun sebelumnya pendaftaran online hanya berlaku untuk tingkat menengah pertama (SMP), kini juga merambah SD.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro Sudibyo menjelaskan, pihaknya telah melakukan persiapan SPMB tahun 2026 ini.
Baca Juga: Ini Jadwal SPMB Online di Brebes, dan Cara Mendaftarnya
"Jajaran Disdikbud Batang sudah melakukan penandatanganan pakta integritas dari Bupati, Forkopimda, kemudian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” katanya saat ditemui di Kantornya Jumat 29 Mei 2026.
Seluruh kesiapan teknis, baik untuk tingkat SD maupun SMP, sudah dilaksanakan.
Transformasi sistem daring pada tingkat SD dalam pelaksanaan SPMB kali ini dijadwalkan akan dibuka serentak pada pertengahan Juni 2026.
"Tahun ini persiapan sudah matang, baik tingkat SD maupun SMP. Dan yang terbaru tahun ini SD online, kalau SMP online sudah tahun keempat,” jelasnya.
Dengan berlakunya sistem baru itu orang tua tidak perlu lagi mengantre sejak pagi di sekolah tujuan.
Baca Juga: Merawat Akar Budaya, Lesbumi PBNU dan Tokoh Pekalongan Bedah Pondasi Pemajuan Daerah
Proses pendaftaran sepenuhnya bisa diakses secara mandiri menggunakan perangkat pribadi dari rumah masing-masing.
"Orang tua calon siswa mendaftar secara online, bisa langsung dari masing-masing, Hp, laptop dari kantor, rumah, atau dimana saja,"tandasnya.
Sedangkan masyarakat yang memiliki keterbatasan gawai atau akses internet pihak sekolah tidak akan lepas tangan.
"Kami menginstruksikan setiap sekolah pilihan untuk menyediakan fasilitas bantuan. Apabila tidak mempunyai fasilitas itu, di sekolah yang mau dituju sudah disiapkan perangkat,"ujarnya.
Dikatakan oleh Bambang, batas usia minimal masuk SD, prioritas utama tetap diberikan kepada calon siswa yang telah menginjak usia 7 tahun.
Namun, fleksibilitas tetap diberikan jika kuota di suatu sekolah belum terpenuhi.
Usia tujuh tahun memang yang diutamakan, tapi kalau yang tujuh tahun tidak ada, berarti bisa yang di bawahnya.
Bambang menegaskan proses seleksi masuk SD, sama sekali tidak ada penerapan tes baca, tulis, hitung (calistung ) atau tes lain.
Untuk jenjang SMP, ada regulasi baru yang wajib diperhatikan oleh para pemburu kuota jalur prestasi.
Baca Juga: Stasiun Kaliwungu kendal Ditarget Beroperasi Lagi Tahun 2027, Pemkab Kendal Sambut Positif
Tahun ini, proses seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor semata, melainkan ada indikator penilaian tambahan.
Untuk yang SMP menggunakan tambahan nilai TKA, dan lainnya masih sama.
Secara umum, regulasi mengenai kuota jalur masuk baik zonasi atau domisili maupun afirmasi masih mempertahankan skema yang sama dengan tahun sebelumnya tanpa ada pengurangan kuota.
Jalur Domisili memiliki porsi terbesar dengan kuota minimal 70% untuk SD dan minimal 40% untuk SMP.
Jalur itu mutlak memprioritaskan jarak geografi terdekat antara rumah tinggal siswa dan sekolah tujuan. Jalur khusus disiapkan kuota minimal 35%.
Khusus jenjang SMP juga mengombinasikan akumulasi nilai rapor kelas IV hingga VI dengan nilai hasil TKA.
Jalur Afirmasi dijatah minimal 20% yang dialokasikan khusus bagi siswa dari keluarga tidak mampu secara ekonomi serta penyandang disabilitas.
Jalur Perpindahan Orang Tua/Wali menyediakan ruang maksimal 5% bagi siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua, dibuktikan dengan SK mutasi resmi.
Proses pembuatan akun dan registrasi nantinya akan dilakukan secara mandiri melalui dashboard siswa secara online.
Itu menyusul kalender pendidikan resmi yang dirilis oleh Pemkab Batang yang biasanya bergulir pada pertengahan hingga akhir Juni.
"Kami menghimbau orang tua mulai mempersiapkan dokumen wajib seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), serta rapor bagi calon siswa SMP. Terus memantau pergerakan jurnal seleksi secara daring melalui portal resmi SPMB Kabupaten Batang,"tutur Bambang.***



