44 Pasien Suspek Campak Dirawat di RSUD Brebes, Mayoritas Anak Anak

Jumat, 3 April 2026 | 15.36
RSUD Brebes, di jalan Jenderal Sudirman Kota Brebes, kini merawat 44 pasien suspek Campak.
RSUD Brebes, di jalan Jenderal Sudirman Kota Brebes, kini merawat 44 pasien suspek Campak.

RSUD Brebes rawat 44 pasien suspek campak, mayoritas anak-anak. Rumah sakit siapkan isolasi, obat, dan APD untuk antisipasi lonjakan kasus.

BREBES, puskapik.com - Sebanyak 44 pasien suspek campak, kini tengah menjalani perawatan di RSUD Brebes.

Dari jumlah tersebut, mayoritas anak-anak. Jumlahnya sebanyak 42 anak.

"Saat ini ada 44 pasien suspek yang dirawat di RSUD Brebes. Mereka menempati kamar kamar khusus untuk isolasi. Dari jumlah ini, 42 pasien di antaranya anak-anak," kata Kasi Keperawatan RSUD Brebes, Nina Armina.

Baca Juga: Ratusan Lansia di Kabupaten Tegal Terima Bansos Jadup, Cek Kriterianya!

Seperti diberitakan puskapik.com sebelumnya, sebanyak 202 warga di Kabupaten Brebes terindikasi atau suspek penyakit campak.

Bahkan, dari hasil pemeriksaan laboratorium menunjukan sudah ada warga yang dinyatakan positif.

Nina Armina mengatakan, pasien suspek campak saat ini memang cenderung naik dari hari ke hari. Untuk itu, pihak rumah sakit sudah melakukan berbagai persiapan. Termasuk menyiapkan kamar rawat inap.

Baca Juga: Wagub Jateng Ajak ITHLA Hidupkan Kembali Khazanah Arab Pegon dan Jadi Ujung Tombak Diplomasi

"Memang trennya lagi naik, tapi itu sudah diantisipasi. Kami sudab menambah kamar kamar jika jumlahnya terus melonjak," terangnya..

Menyikapi naiknya jumlah suspek campak, lanjut dia, pihak RSUD Brebes juga sudah melakukan langkah langkah antisipasi.

Di antaranya, penguatan triase di IGD dengan deteksi dini pasien dengan gejala campak (demam, ruam. Batuk, pilek dan mata merah). Pasien dengan gejala itu harus segera dipisahkan ke ruang isolasi.

Selain itu, pemeriksaan oleh nakes menggunakan alat pelindung diri lengkap. Management rumah sakit juga sudah memastikan kesediaan obat obatan dan alat pelindung diri (APD) selalu lengkap.

"Sudah ada ruang isolasi 4 kamar untuk antisipasi lonjakan. Kemudian perlindungan buat para nakes dan persiapan lainnya," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr Heru Padmonobo mengungkap, saat ini ada kenaikkan kasus suspek campak di Brebes. Sehari sebelumnya, suspek campak ada di angka 197 orang.

Kemudian sehari berikutnya (hari ini) ada penambahan suspek sebamyak 5 orang sehingga total 202 orang.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait