506 Mahasiswa UMP KKN di Brebes, Fokus Ketahanan Pangan dan Digitalisasi Desa

Senin, 12 Januari 2026 | 18.23
Staf Ahli Bupati Brebes Sumarno mengalungkan tanda peserta mahasiswa UMP yang akan melaksanakan KKN di 43 Kabupaten Brebes.
Staf Ahli Bupati Brebes Sumarno mengalungkan tanda peserta mahasiswa UMP yang akan melaksanakan KKN di 43 Kabupaten Brebes.

Sebanyak 506 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) diterjunkan ke 43 desa di tiga kecamatan Brebes Selatan untuk menjalani KKN 2025/2026, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, dan pemanfaatan teknologi digital guna mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

BREBES, puskapik.com — Sebanyak 506 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) resmi menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Kabupaten Brebes.

Ratusan mahasiswa tersebut ditempatkan di 43 desa yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Bumiayu, Paguyangan, dan Bantarkawung. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Penyerahan mahasiswa KKN dilaksanakan di Pendapa Bumiayu, Senin 12 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, dan Publikasi UMP, Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, Ph.D., serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Brebes.

Akhmad Darmawan menyampaikan, KKN menjadi ruang pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus ke dalam kehidupan nyata masyarakat desa. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan tidak hanya hadir secara administratif, tetapi benar-benar berproses bersama warga.

“KKN bukan sekadar program akademik, tetapi sarana membangun kolaborasi dengan masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu membaca kebutuhan desa dan menyusun program yang relevan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, fokus KKN UMP tahun ini diarahkan pada pemberdayaan masyarakat berkemajuan. Program kerja mahasiswa menitikberatkan pada penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal serta percepatan pemanfaatan teknologi digital di tingkat desa.

Bupati Brebes yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Sumarno, berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa.

“Mahasiswa diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa, mendorong inovasi, serta membantu peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi,” kata Sumarno.

Melalui program KKN ini, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa diharapkan semakin kuat. Selain memberi pengalaman sosial dan akademik bagi mahasiswa, KKN juga diharapkan mampu mendorong pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan di Brebes Selatan.()

Artikel Terkait